Asuhan Keperawatan Pada Tn. S dengan Diagnosa Medis Malunion Clavicula di Ruangan Kelimutu Rsud Prof Dr W.Z Johannes Kupang

Maria Alorinda Bangkai, P05303201230784 (2026) Asuhan Keperawatan Pada Tn. S dengan Diagnosa Medis Malunion Clavicula di Ruangan Kelimutu Rsud Prof Dr W.Z Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTA Inda_Cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
KTA Inda_BAB 1.pdf

Download (238kB)
[img] Text
KTA Inda_BAB 2.pdf

Download (325kB)
[img] Text
KTA Inda_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (407kB)
[img] Text
KTA Inda_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img] Text
KTA Inda_Daftar Pustaka & Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (736kB)

Abstract

Malunion clavicula merupakan kondisi penyembuhan tulang klavikula yang tidak anatomis setelah fraktur, yang dapat menimbulkan deformitas, nyeri kronis, keterbatasan aktivitas, serta penurunan fungsi bahu. Kondisi ini sering terjadi akibat penatalaksanaan fraktur yang tidak adekuat dan memerlukan tindakan pembedahan untuk memperbaiki posisi tulang. Pasien dengan malunion clavicula pascaoperasi berisiko mengalami berbagai masalah keperawatan, terutama nyeri akut, risiko infeksi, risiko perdarahan, dan intoleransi aktivitas.Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada Tn. S dengan diagnosa medis malunion clavicula di Ruangan Kelimutu RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang melalui pendekatan proses keperawatan yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif, meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Subjek laporan kasus adalah satu orang pasien laki-laki yang menjalani tindakan pembedahan open reduction internal fixation (ORIF).Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh nyeri pada bahu kanan dengan skala nyeri 6, keterbatasan aktivitas, tampak lemah, serta terdapat luka operasi pada area clavicula. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi nyeri akut, risiko infeksi, risiko perdarahan, dan intoleransi aktivitas. Intervensi keperawatan yang diberikan antara lain manajemen nyeri, pencegahan infeksi, pemantauan tanda perdarahan, latihan mobilisasi bertahap, serta edukasi kepada pasien dan keluarga. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien berupa penurunan skala nyeri, peningkatan toleransi aktivitas, dan tidak ditemukannya tanda-tanda infeksi maupun perdarahan.Kesimpulan dari laporan kasus ini adalah bahwa asuhan keperawatan yang diberikan secara sistematis dan berkesinambungan dapat membantu mengatasi masalah keperawatan pada pasien malunion clavicula pascaoperasi serta mendukung proses pemulihan pasien secara optimal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Asuhan Keperawatan, Malunion Clavicula, Nyeri Akut, Intoleransi Aktivitas
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Maria Alorinda Bangkai
Date Deposited: 04 Jun 2026 08:00
Last Modified: 04 Jun 2026 08:00
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10143

Actions (login required)

View Item View Item