Elisabeth Banu, PO5303201220779 (2026) Asuhan keperawatan pada A.n J.L dengan Diagnosa Medis ABSES PEDIS DEXTRA POST OP HARI-1 di RSUD S.K Lerik Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
KTA Elisabeth_COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (669kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Elisabeth_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (179kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Elisabeth_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Elisabeth_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (362kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Elisabeth_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Elisabeth_DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (863kB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Abses pedis dextra merupakan infeksi pada jaringan lunak kaki kanan yang ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, nyeri, dan gangguan fungsi. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk melalui luka terbuka. Nyeri akut yang timbul dapat mengganggu kenyamanan, aktivitas sehari-hari, serta proses penyembuhan pasien sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif dan tepat, termasuk penerapan teknik nonfarmakologis seperti relaksasi napas dalam. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asuhan keperawatan pada An. J.L dengan masalah nyeri akut akibat abses pedis dextra melalui intervensi teknik relaksasi napas dalam di Ruang Rajawali RSUD S.K. Lerik Kupang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah pasien laki-laki berusia 13 tahun dengan keluhan nyeri pada telapak kaki kanan akibat luka tertusuk paku berkarat. Intervensi utama yang diberikan adalah teknik relaksasi napas dalam selama tiga hari perawatan. Hasil: Setelah dilakukan intervensi keperawatan, terjadi penurunan skala nyeri dari skala 5 (nyeri sedang) menjadi skala 2 (nyeri ringan). Pasien tampak lebih rileks, tidak meringis, dan mampu beristirahat dengan lebih baik. Kesimpulan: Penerapan teknik relaksasi napas dalam efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien dengan abses pedis dextra. Intervensi ini dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam asuhan keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan serta mendukung proses penyembuhan pasien.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan, Nyeri Akut, Abses pedis dextra |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Elisabeth Banu |
| Date Deposited: | 26 May 2026 06:59 |
| Last Modified: | 26 May 2026 06:59 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10146 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric