Nesya Syafira Abdul Nasir, PO5303330230145 (2026) Tingkat risiko sarana dan kualitas air bersih pada rumah penderita diare di kelurahan oesao kabupaten kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER NESYA SYAFIRA .pdf Download (622kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (532kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (350kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA nesya syafira.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN NESYA SYAFIRA .pdf Download (1MB) |
Abstract
Kelurahan Oesao merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Kupang yang masih menghadapi tantangan dalam penyediaan air bersih yang memenuhi syarat kesehatan. di mana kualitas air bersih yang buruk dan pembuangan tinja yang tidak terkelola dengan baik diduga kuat menjadi penyebab utama kontaminasi pada sarana air milik warga. Berdasarkan data kasus diare Puskesmas Oesao, Kelurahan Oesao tahun 2025 (Januari-Agustus) sebanyak 59 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis sarana, kondisi fisik dan tingkat risiko, kualitas fisik serta bakteriologis air pada rumah penderita diare di Kelurahan Oesao Kabupaten Kupang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, variabel dalam penelitian ini adalah jenis sarana, kondisi fisik dan tingkat risiko, serta kualitas fisik dan bakteriologis air. dengan populasi sebanyak 59 rumah penderita diare, dimana sampel yang diambil sebanyak 45 penderita berdasarkan data resmi Puskesmas. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan sekunder, dan analisis data menggunakan presentase dan perbandingan berdasarkan Permenkes No 02 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan jenis sarana yang digunakan adalah sumur bor pompa (60%), air tangki (36%), dan sumur gali (4%). Kondisi fisik sarana sumur gali memiliki risiko tinggi pencemaran sebesar 4%. Kualitas fisik air menunjukkan 100% tidak berbau dan tidak berwarna, namun terdapat sampel yang keruh (2%) dan berasa (5%). hasil pemeriksaan bakteriologis menunjukkan 100% sampel air (sumur bor, sumur gali, dan air tangki) tidak memenuhi syarat (TMS) karena mengandung bakteri E. coli dengan kisaran (2,4 - 3,17 CFU/100 ml), melebihi standar Permenkes No. 2 Tahun 2023 (0 CFU/100 ml). Kesimpulannya, kualitas air bersih di rumah penderita diare Kelurahan Oesao belum memenuhi syarat kesehatan secara bakteriologis. Disarankan kepada masyarakat untuk melakukan perbaikan fisik sarana, menjaga kebersihan lingkungan sekitar sumber air, dan melakukan desinfeksi rutin seperti klorinasi untuk mencegah risiko penularan penyakit diare.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sarana Air Bersih, Kualitas Air, Diare, Escherichia coli |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Nesya Syafira Abdul Nasir |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:55 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:55 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10241 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric