Gambaran Kondisi Jamban Keluarga Di Kelurahan Oenesu Kecamatan Kupang Barat Tahun 2026

Maria M. Dimus, PO5303330230140 (2026) Gambaran Kondisi Jamban Keluarga Di Kelurahan Oenesu Kecamatan Kupang Barat Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover menik baru 17 juli.pdf

Download (600kB)
[img] Text
BAB 1 MENIK 17 JULI 2026.pdf

Download (235kB)
[img] Text
BAB 2 MENIK 17 JULI 2026.pdf

Download (425kB)
[img] Text
BAB 3 MENIK 17 JULI fixx.pdf

Download (399kB)
[img] Text
BAB 4 MENIK 17 JULI 2026.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 menik 17 juli 2026_fiksssssssss.pdf

Download (10kB)
[img] Text
DAPUS MENIK 17 JULI 2026 (2).pdf

Download (126kB)
[img] Text
lampiran menik 17 juli 2026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Jamban keluarga merupakan sarana sanitasi dasar yang berperan penting dalam pembuangan tinja manusia secara aman untuk mencegah penularan penyakit berbasisi lingkungan dan pencemaran penyakit berbasis lingkungan. Kondisi jamban yang tidak memenuhi syarat kesehatan dapat meningkatnya penyakit berbasis lingkungan seperti diare, kolera, disentri, tifoid, dan kecacingan. Penelit ian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi jamban keluarga di Kelurahan Oenesu Kecamatan Kupang Barat Tahun 2026. Jenis penelitian adalah deskriptif, variabelnya adalah status kepemilika n ,jenis jamban, tingkat risiko , pemeliharaan jamban. Populasi berjumlah 246 rumah dengan sampel sebanyak 71 rumah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey/observasi dan dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kepemilikan jamban pribadi sebanyak 70 (99%) dan 1 rumah yang tidak memiliki jamban ( 1%) ,jenis jambannya adalah 100% leher angsa dengan septik dan tingkat risiko rendah berjumlah 64 (96%) ,dan risiko sedang berjumlah 3 (4%),serta pemanfaatan dan pemeliharaan dengan kategori memenuhi syarat 64 (90%) tidak memenuhi syarat berjumlah 7 (10%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa 99% rumah tangga memilik i jamban pribadi, 100% menggunakan jamban leher angsa dengan tangki septik, 96% memiliki tingkat risiko pencemaran rendah, dan 90% telah memanfaatkan serta memelihara jamban sesuai persyaratan kesehatan. Disarankan kepada masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan pemeliharaan jamban serta melengkapi sarana jamban yang belum memenuhi syarat kesehatan. Petugas kesehatan diharapkan melakukan penyuluhan dan pemantauan secara berkala guna meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kepemilikan jamban, jenis jamban, tingkat risiko pencemaran, pemanfaatan dan pemeliharaan jamban
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Maria M Dimus
Date Deposited: 17 Jul 2026 09:48
Last Modified: 17 Jul 2026 09:48
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10478

Actions (login required)

View Item View Item