Pemetaan Kepadatan Jentik Aedes Sp Di Rw 003 Keluraha Noebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupangpemetaan Kepadatan Jentik Aedes Sp Di Rw 003 Keluraha Noebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang

Erni Sesfao, PO5303330230126 (2026) Pemetaan Kepadatan Jentik Aedes Sp Di Rw 003 Keluraha Noebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupangpemetaan Kepadatan Jentik Aedes Sp Di Rw 003 Keluraha Noebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER ERNI.pdf

Download (500kB)
[img] Text
BAB I ERNI SESFAO.pdf

Download (176kB)
[img] Text
BAB II ERNI SESFAO.pdf

Download (332kB)
[img] Text
BAB III ERNI.pdf

Download (200kB)
[img] Text
BAB IV ERNI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (826kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V ERNI.pdf

Download (129kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA ERNI.pdf

Download (135kB)
[img] Text
LAMPIRAN ERNI SESFAO.pdf

Download (1MB)

Abstract

Nyamuk Aedes sp adalah kelompok nyamuk dari genus Aedes yang berperan sebagai vektor penular penyakit, terutama demam berdarah dengue (DBD),zika,dan Chikungngunya, dan demam kuning. Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Kota Kupang, karena dengan keberadaan penyakit ini sangat di pengaruhi oleh kepadtan populasi vektor,yaitu nyamuk Aedes sp.Parameter umum yang digunakan untuk mengukur kepadatan jentik adalah House index (HI), Container index (CI),dan Breteauindex (BI) Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui pemetaan kepadatan jentik Aedes Sp di RW.003 Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah bersifat deskriptif denganRancangan simple random sampling, Variabel penelitian ini jenis tempat penampungan air (TPA) dalam rumah maupun diluar rumah, kepadatan jentik berdasarkan nilai house index, Container index, Breteau index, Pemetaan jentik berdasrkan nilai house index. Populasi sebanyak 264 rumah dan sampel 74 rumah menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui survey kepadatan jentik Aedes sp. Titik koordinat diambil menggunakan Epicollect dan pemetaan menggunakan QGIS. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis tempat penampungan air yang paling banyak digunakan masyarakat di dalam rumah adalahtempayan (58,4%) dan jenis tempat penampungan air yang ada di luar rumah yang apaling banyak digunakan masyarakat adalah tempayan 62,0%, kepadatan jentik House index (HI) adalah 68,92 %, Container index (CI) adalah 16,21%,Breteau index (BI) adalah 312,16 % . Dapat disimpulkan bahawa Jenis tempat penampungan air yang paling banyak digunakan masyarakat baik di dalam rumah maupun di luar rumah adalahtempayan., rata-rata kepadatan HI,CI,BI tergolong tinggi, disarankan bagi masyarakat RW 003 agar selalu menguras tempat penampungan air minimal semingggu sekali agar tidak menjadi tempat perkembang biakan jentik nyamuk.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pemetaan, Kepadatan Jentik Aedes sp
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Erni Sesfao
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:38
Last Modified: 22 Jul 2026 07:38
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10573

Actions (login required)

View Item View Item