Evaluasi Ketersediaan Jamban Keluarga Di Kelurahan Teunbaun Kecamatan Amarasi Barat Tahun 2026

Delfi Yulianti Yollah, PO5303330230123 (2026) Evaluasi Ketersediaan Jamban Keluarga Di Kelurahan Teunbaun Kecamatan Amarasi Barat Tahun 2026. Diploma thesis, Kemenkes Poltekkes Kupang.

[img] Text
Cover Delfi.pdf

Download (829kB)
[img] Text
BAB I Delfi.pdf

Download (385kB)
[img] Text
BAB II Delafi.pdf

Download (418kB)
[img] Text
BAB llI Delfi.pdf

Download (611kB)
[img] Text
BAB lV Delfi.pdf

Download (631kB)
[img] Text
BAB V Delfi.pdf

Download (271kB)
[img] Text
Daftar Pustaka Delfi.pdf

Download (537kB)
[img] Text
Lampiran Delfi.pdf

Download (1MB)

Abstract

Data Saniasi Total Berbasis Masyarakat tahun 2018 menunjukkan Indonesia memiliki 78,23% akses terhadap jamban, diantaranya 52,01% akses jamban sehat permanen, 17,51% akses jamban sehat semi permanen, 8,70% masih menumpang jamban sehat atau sharing, sedangkan 21,76% masih berperilaku buang air besar sembarangan (BABS). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketersediaan jamban keluarga, mengidentifikasi jenis jamban keluarga, mengidentifikasi kondisi fisik jamban keluarga di Desa Teunbaun Kecamatan Amarasi Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini meliputi jenis jamban, kondisi fisik jamban. Populasi dalam penelitian ini adalah jamban keluarga di Kelurahan Teunbaun sejumlah 668 rumah. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 rumah dan diambil secara acak. Data diolah dan dimasukan dalam tabel untuk selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis jamban yang banyak digunakan adalah jamban leher angsa sebanyak 82 jamban, diikuti oleh jenis jamban plengsengan sebanyak 3 jamban dan cemplung tanpa tutup sebanyak 2 jamban. Untuk tingkat risiko jamban ditemukan, 45 jamban berada pada tingkat risiko tinggi, 20 jamban pada tingkat risiko sedang dan 22 jamban pada tingkat risiko rendah. Jenis jamban yang digunakan di Kelurahan Teunbaun di dominasi oleh jenis jamban leher angsa (94,25%) dengan tingkat risiko jamban terbanyak pada tingkat risiko tinggi sejumlah 45 (51,72%) jamban. Peran serta masyarakat dan tenaga Kesehatan perlu ditingkatkan melalui kegiatan penyuluhan guna memberikan informasi tentang dampak jamban yang tidak memenuhi syarat Kesehatan serta melakukan inspeksi sanitasi jamban secara berkala.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Jenis jamban, Kondisi Jamban, Tingkat Risiko jamban
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Delfi Yulianti Yolla
Date Deposited: 23 Jul 2026 08:01
Last Modified: 23 Jul 2026 08:01
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10619

Actions (login required)

View Item View Item