Sisilia Sania Tanggu Solo, PO5303241231296 (2026) DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN GIZI SOFT COOKIES UBI UNGU ISIAN SELAI BUAH NAGA SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN FUNGSIONAL PENCEGAH ANEMIA. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER SISILIA.pdf Download (522kB) |
|
|
Text
BAB 1 SISILIA.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
BAB II SISILIA.pdf Download (439kB) |
|
|
Text
BAB III SISILIA.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
BAB IV SISILIA.pdf Download (326kB) |
|
|
Text
BAB V SISILIA.pdf Download (199kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA SISILIA.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN SISILIA.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia masih menjadi salah satu masalah gizi yang banyak dialami remaja putri dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan, kemampuan belajar, produktivitas, serta kesehatan reproduksi. Pengembangan pangan fungsional berbasis bahan pangan lokal merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan asupan zat gizi dalam pencegahan anemia. Ubi ungu (Ipomoea batatas L.) mengandung antosianin, serat pangan, dan zat besi, sedangkan buah naga mengandung antioksidan dan berbagai mikronutrien yang berpotensi meningkatkan kualitas gizi produk. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis daya terima dan kandungan gizi soft cookies ubi ungu isian selai buah naga sebagai alternatif pangan fungsional pencegah anemia. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat formulasi, yaitu kontrol (P0), substitusi tepung ubi ungu P1 (25%), P2 (50%), dan P3 (75%). Uji organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis agak terlatih menggunakan skala hedonik lima tingkat yang meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk, Kruskal–Wallis, dan Mann–Whitney, sedangkan kandungan gizi dihitung berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI). Hasil: Konversi tepung ubi ungu adalah . hasil uji organoleptik memperlihatkan bahwa soft cookies dengan substitusi tepung ubi ungu pada perlakuan P2 (50%) memiliki tingkat kesukaan tertinggi pada aspek warna, aroma, tekstur dan rasa serta nilai gizi. Rata-rata penilaian organoleptik menunjukkan kategori “suka”. Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar perlakuan pada aspek tekstur (P value <0,05). Kesimpulan: Substitusi tepung ubi ungu pada P2 (50%) dalam pembutan soft cookies dapat diterima dengan baik dan disukai oleh panelis. Soft cookies dengan perlakuan P2 direkomendasikan karena memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat membantu mencegah masalah anemia terutama pada remaja putri.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, soft cookies, ubi ungu, buah naga, pangan fungsional |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine S Agriculture > SB Plant culture T Technology > TP Chemical technology T Technology > TX Home economics |
| Divisions: | Jurusan Gizi Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Sisilia Sania Tanggu Solo |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 06:10 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 06:10 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10747 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric