Arminda Nona Ina, PO5303333231074 (2026) Profil Bakteri Dan Resistensi Antibiotik Pada Sampel Kultur Darah Pasien Sepsis Di RSUD Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang Tahun 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (547kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (618kB) |
|
|
Text
BAV V.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Sepsis merupakan kondisi yang mengancam jiwa akibat respons tubuh terhadap infeksi yang dapat menyebabkan disfungsi organ. Kultur darah dan uji sensitivitas antibiotik diperlukan untuk mengidentifikasi bakteri penyebab serta menentukan terapi antibiotik yang tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui profil bakteri dan resistensi antibiotik pada sampel kultur darah pasien sepsis di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Tahun 2025. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain studi retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian berjumlah 53 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien perempuan lebih banyak (51%) dibandingkan laki-laki (49%), dengan kelompok usia terbanyak adalah lansia (≥60 tahun) sebesar 34%. Dari 53 isolat bakteri, bakteri Gram positif mendominasi sebanyak 32 isolat (60%), sedangkan Gram negatif sebanyak 21 isolat (40%). Bakteri yang paling banyak ditemukan adalah Staphylococcus hominis (19%), diikuti Staphylococcus haemolyticus (17%), serta Klebsiella pneumoniae dan Serratia marcescens masing-masing sebesar 13%. Hasil uji sensitivitas menunjukkan adanya variasi pola resistensi pada setiap spesies bakteri terhadap antibiotik yang diuji. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa bakteri Gram positif, terutama Staphylococcus hominis, merupakan penyebab sepsis yang paling dominan. Variasi pola resistensi antibiotik menunjukkan pentingnya pemeriksaan kultur darah dan uji sensitivitas sebagai dasar pemilihan terapi antibiotik yang tepat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: sepsis, kultur darah, profil bakteri, resistensi antibiotik |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Arminda Nona Ina |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:42 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11479 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric