Identifikasi kadar kurkumin pada minuman serbuk temulawak dengan metode spektrofotometri Uv-VIS

Wilhelmina Gollu Wola, PO5303332230717 (2026) Identifikasi kadar kurkumin pada minuman serbuk temulawak dengan metode spektrofotometri Uv-VIS. Diploma thesis, D-III Farmasi.

[img] Text
cover helmi.pdf

Download (520kB)
[img] Text
bab 1 helmi fiks.pdf

Download (179kB)
[img] Text
bab 2 helmi fiks.pdf

Download (294kB)
[img] Text
bab 3 helmi.pdf

Download (292kB)
[img] Text
bab 4 helmi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB) | Request a copy
[img] Text
bab 5 helmi.pdf

Download (117kB)
[img] Text
dapus helmi.pdf

Download (203kB)
[img] Text
helmi lampiran.pdf

Download (840kB)

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan tanaman herbal yang banyak diolah menjadi minuman serbuk instan. Senyawa aktif utamanya, kurkumin, berperan sebagai marker compound untuk menjamin mutu produk herbal. Namun, proses pengolahan seperti pemanasan dan pengeringan berpotensi menyebabkan degradasi kurkumin sehingga diperlukan penetapan kadar kurkumin pada produk akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan kurkumin secara kualitatif dan menetapkan kadarnya secara kuantitatif pada satu produk minuman serbuk temulawak yang beredar di pasaran Kota Kupang menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampel yang digunakan adalah Omah Djamoek yang diperoleh secara purposive sampling. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% selama 5 hari. Identifikasi kualitatif dilakukan melalui reaksi kompleksasi borat membentuk kompleks rubrokurkumin yang ditandai dengan perubahan warna dari kuning kecokelatan menjadi merah. Penetapan kadar kuantitatif menggunakan kurva baku dengan persamaan regresi y = 0,0176044x − 0,0640761 (r² = 0,98401) pada panjang gelombang maksimum 490,5 nm menggunakan spektrofotometer Shimadzu UV-2600i. Hasil identifikasi kualitatif menunjukkan bahwa sampel positif mengandung kurkumin. Kadar kurkumin rata-rata yang diperoleh sebesar 0,0875 mg/g. Uji presisi menghasilkan %RSD sebesar 2,95%, sedangkan uji akurasi menghasilkan % recovery sebesar 77,75%. Berdasarkan hasil penelitian, kurkumin teridentifikasi pada sampel minuman serbuk temulawak dengan kadar yang diperoleh sebesar 0,0875 mg/g.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kurkumin, temulawak, minuman serbuk, spektrofotometri UV-Vis, rubrokurkumin
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: mrs wilhelmina gollu wola
Date Deposited: 07 Sep 2026 03:58
Last Modified: 07 Sep 2026 03:58
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11657

Actions (login required)

View Item View Item