Analisis Kualitas Madu Hutan Dari Amfoang Berdasarkan Parameter Spesifik Dan Non-Spesifik

Priscilla Kasih Novarisa Tuka, PO5303332230697 (2026) Analisis Kualitas Madu Hutan Dari Amfoang Berdasarkan Parameter Spesifik Dan Non-Spesifik. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER ara.pdf

Download (398kB)
[img] Text
Bab 1 Priscilla Kasih Novarisa Tuka fix (1).pdf

Download (123kB)
[img] Text
Bab 2 Priscilla Kasih Novarisa Tuka fix.pdf

Download (214kB)
[img] Text
Bab 3 Priscilla Kasih Novarisa Tuka fix.pdf

Download (619kB)
[img] Text
Bab 4 Priscilla Kasih Novarisa Tuka fix.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 Priscilla Kasih Novarisa Tuka fix.pdf

Download (6kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA priscilla fix.pdf

Download (239kB)
[img] Text
LAMPIRAN priscilla fixxx.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Madu hutan merupakan produk alami yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Mutu madu dipengaruhi oleh sumber nektar, kondisi lingkungan, serta penanganan pascapanen, sehingga diperlukan standarisasi untuk menjamin kualitas dan keamanannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik parameter spesifik dan nonspesifik madu hutan yang berasal dari wilayah Amfoang Timur, Amfoang Tengah, dan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Parameter spesifik yang diuji meliputi organoleptik, kadar senyawa larut air, kadar senyawa larut etanol, dan skrining fitokimia, sedangkan parameter nonspesifik meliputi kadar air, kadar abu, dan kadar abu tidak larut asam. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan persyaratan mutu berdasarkan SNI 8664:2018. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu hutan dari ketiga wilayah memiliki karakteristik organoleptik yang berbeda pada warna dan rasa, sedangkan aroma relatif sama. Seluruh sampel positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin, serta negatif terhadap terpenoid/steroid. Berdasarkan parameter nonspesifik, seluruh sampel memenuhi persyaratan mutu SNI 8664:2018 untuk kadar air dan kadar abu, sedangkan kadar abu tidak larut asam menunjukkan tingkat kebersihan madu yang baik. Kesimpulan: Madu hutan Amfoang Timur, Tengah, dan Selatan memiliki karakteristik spesifik dan nonspesifik yang menunjukkan mutu yang baik dan dapat digunakan sebagai dasar dalam penetapan kualitas madu hutan Amfoang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: madu hutan, standarisasi, parameter spesifik, parameter nonspesifik, SNI 8664:2018
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: mrs priscilla tuka
Date Deposited: 08 Sep 2026 05:45
Last Modified: 08 Sep 2026 05:45
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11740

Actions (login required)

View Item View Item