Atalya Julia Boifala, PO5303333231123 (2026) Gambaran Kadar Hematokrit Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Bakunase Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER ATALYA.pdf Download (761kB) |
|
|
Text
BAB I ATALYA.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
BAB II ATALYA.pdf Download (450kB) |
|
|
Text
BAB III ATALYA.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
BAB IV ATALYA.pdf Restricted to Registered users only Download (348kB) |
|
|
Text
BAB V ATALYA.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA ATALY.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN ATALYA.pdf Download (1MB) |
Abstract
Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan dapat menimbulkan berbagai perubahan hematologis, salah satunya perubahan kadar hematokrit. Penurunan kadar hematokrit pada penderita TB dapat terjadi akibat proses inflamasi kronis, gangguan pembentukan eritrosit, serta pengaruh pengobatan anti tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hematokrit pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Bakunase Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan April–Mei 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 30 penderita TB paru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sampel darah vena menggunakan antikoagulan EDTA diperiksa menggunakan hematology analyzer di Laboratorium Klinik ASA Kupang. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin, responden laki-laki berjumlah 16 orang (53,3%) dan perempuan 14 orang (46,7%). Berdasarkan lama pengobatan, responden yang menjalani pengobatan selama 4–6 bulan sebanyak 19 orang (63,3%), sedangkan selama 1–2 bulan sebanyak 11 orang (36,7%). Berdasarkan kadar hematokrit, sebagian besar responden memiliki kadar hematokrit normal sebanyak 23 orang (76,7%), kadar hematokrit rendah sebanyak 4 orang (13,3%), dan kadar hematokrit tinggi sebanyak 3 orang (10,0%). Disimpulkan bahwa mayoritas penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Bakunase memiliki kadar hematokrit dalam batas normal. Namun, masih ditemukan beberapa responden dengan kadar hematokrit rendah dan tinggi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis paru, hematokrit, penderita TB, hematologi. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Atalya Julia Boifala |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 06:11 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 06:11 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11804 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric