Pola Penggunaan Obat Antibiotik Untuk Penyakit Pneumonia di Puskesmas Oesapatahun 2025

Masayu Faradea Suhadi, PO5303332230692 (2026) Pola Penggunaan Obat Antibiotik Untuk Penyakit Pneumonia di Puskesmas Oesapatahun 2025. Other thesis, Kemenkes Poltekkes Kupang.

[img] Text
COVER_MSAYU.pdf

Download (821kB)
[img] Text
BAGIAN 2.pdf

Download (173kB)
[img] Text
BAGIAN 3.pdf

Download (317kB)
[img] Text
BAGIAN 4.pdf

Download (175kB)
[img] Text
BAGIAN 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB) | Request a copy
[img] Text
BAGIAN 6.pdf

Download (119kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA FIX.pdf

Download (177kB)
[img] Text
BAGIAN 8.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang sering terjadi pada anak, terutama pada usia balita. Pengobatan pneumonia dapat melibatkan penggunaan antibiotik sehingga pemilihan dan penggunaannya perlu diperhatikan agar pengobatan dapat berjalan dengan baik serta mengurangi risiko terjadinya resistensi antibiotik. Oleh karena itu, diperlukan gambaran mengenai penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di fasilitas pelayanan kesehatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di Puskesmas Oesapa tahun 2025 berdasarkan karakteristik pasien serta jenis dan penggunaan antibiotik yang diberikan.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan retrospektif. Data penelitian diperoleh dari resep dan rekam medis pasien pneumonia anak di Puskesmas Oesapa selama tahun 2025. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, jenis antibiotik, dosis, frekuensi pemberian, rute pemberian, dan lama pengobatan. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian dari 26.998 kunjungan selama tahun 2025 menunjukkan terdapat 5 kasus pneumonia anak yang memenuhi kriteria penelitian. Pasien laki-laki berjumlah 3 orang (60%), sedangkan perempuan berjumlah 2 orang (40%). Berdasarkan usia, pasien terbanyak berada pada kelompok usia 1–5 tahun yaitu 4 orang (80%), sedangkan usia kurang dari 1 tahun sebanyak 1 orang (20%). Kasus pneumonia paling banyak ditemukan pada bulan Agustus sebanyak 2 kasus (40%), sedangkan pada bulan Oktober, November, dan Desember masing-masing terdapat 1 kasus (20%). Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah amoksisilin sirup 125 mg/5 mL sebanyak 4 pasien (80%), sedangkan eritromisin digunakan pada 1 pasien (20%).Simpulan: Pola penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di Puskesmas Oesapa tahun 2025 lebih banyak menggunakan amoksisilin sirup 125 mg/5 mL, yaitu sebanyak 4 pasien (80%), sedangkan eritromisin digunakan pada 1 pasien (20%). Amoksisilin menjadi antibiotik yang paling banyak digunakan dan merupakan antibiotik lini pertama yang direkomendasikan dalam terapi pneumonia anak.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: pneumonia anak, antibiotik, amoksisilin, pola penggunaan antibiotik, Puskesmas Oesapa.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: Masayu Faradea Suhadi
Date Deposited: 14 Sep 2026 04:15
Last Modified: 14 Sep 2026 04:15
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11987

Actions (login required)

View Item View Item