Bahari Prima Pure, PO5303333231026 (2026) Literature Review : Angka Kasus Malaria Di Indonesia. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
BAB I (2).pdf Download (226kB) |
|
|
Text
BAB II (2).pdf Download (289kB) |
|
|
Text
BAB III (2).pdf Download (226kB) |
|
|
Text
BAB IV (2).pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V (2).pdf Download (161kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (4).pdf Download (204kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (3).pdf Download (408kB) |
Abstract
Malaria merupakan penyakit infeksi tropis yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah Indonesia bagian timur yang memiliki angka kejadian relatif tinggi. Perbedaan angka kejadian malaria antarwilayah dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, perilaku, sosial, serta pelaksanaan program pengendalian malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran angka kasus malaria di Indonesia, mengidentifikasi faktor lingkungan dan sosial yang berhubungan dengan kejadian malaria, serta menggambarkan program pencegahan dan pengendalian malaria. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis artikel penelitian, laporan kesehatan, dan dokumen resmi yang relevan yang diperoleh melalui Google Scholar, PubMed, Kementerian Kesehatan, dan laporan dinas kesehatan. Data yang meliputi jumlah kasus malaria, Annual Parasite Incidence (API), spesies Plasmodium, faktor risiko, serta program pencegahan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa angka kejadian malaria bervariasi di setiap wilayah, dengan angka kejadian tertinggi umumnya ditemukan di Indonesia bagian timur, khususnya Papua dan Papua Tengah. Faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian malaria meliputi keberadaan genangan air, vegetasi, kelembapan, curah hujan, suhu, dan kondisi tempat tinggal. Sementara itu, faktor sosial dan perilaku meliputi penggunaan kelambu, aktivitas di luar rumah pada malam hari, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan pengetahuan masyarakat. Program pemerintah seperti surveilans, pembagian kelambu berinsektisida, pengobatan yang tepat, serta pemberdayaan masyarakat turut berperan dalam menurunkan angka kejadian malaria di beberapa wilayah. Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penguatan pengendalian lingkungan, surveilans, diagnosis dini, pengobatan yang tepat, dan partisipasi masyarakat penting dilakukan untuk mendukung tercapainya eliminasi malaria. Kata kunci: Malaria, angka kasus, faktor lingkungan, faktor sosial, pencegahan dan pengendalian, Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Malaria, angka kasus, faktor lingkungan, faktor sosial, pencegahan dan pengendalian, Indonesia. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | Bahari Prima Pure |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 07:54 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 07:54 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12091 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric