HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT DENGAN LAMA PENGOBATAN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG

Henuk, Kyeren Hapukh Giovani (2024) HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT DENGAN LAMA PENGOBATAN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes KUpang.

[img] Text
Kyeren Henuk KTI-1-12 Cover.pdf

Download (788kB)
[img] Text
Kyeren Henuk KTI-13-18 BAB I.pdf

Download (412kB)
[img] Text
Kyeren Henuk KTI-19-45 BAB II.pdf

Download (569kB)
[img] Text
Kyeren Henuk KTI-46-51 BAB III.pdf

Download (583kB)
[img] Text
Kyeren Henuk KTI-52-57 BAB IV.pdf

Download (468kB)
[img] Text
Kyeren Henuk KTI-58-59 BAB V.pdf

Download (343kB)
[img] Text
Kyeren Henuk KTI-60-61 Daftar Pustaka.pdf

Download (407kB)
[img] Text
Kyeren Henuk KTI-62-70 Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang : Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Saluran pernafasan adalah jalur masuknya kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis adalah penyakit kronik menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang ditandai dengan jaringan granulasi nekrotik (perkijauan) sebagai respons terhadap kuman tersebut. Tujuan penelitian : Untuk Mengetahui hubungan kadar hemoglobin, hematokrit dan lama pengobatan pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Metode penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengumpulan data berupa pemeriksaan kadar hemoglobin dan hematokrit pada penderita tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan tuberkulosis paru, dengan sampel penelitian sebanyak 20 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian : Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa jumlah penderita tuberkulosis paru lebih banyak terjadi pada laki-laki yaitu sebanyak 13 orang (65%), berdasarkan usia lebih banyak terjadi pada usia produktif (15-50 tahun) yaitu sebanyak 15 orang (75%) dan berdasarkan lama pengobatan lebih banyak terjadi pada fase intensif (0-2 bulan) yaitu sebanyak 11 orang (55%). Hasil pemeriksaan kadar hemoglobin dan kadar hematokrit menunjukkan sebagian besar pasien memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak 11 0rang (55%). Simpulan : Dari hasil penelitian, tidak adanya hubungan yang signifikan atau bermakna antara lama pengobatan dengan kadar hemoglobin maupun kadar hematokrit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Tuberkulosis Paru, Hemoglobin, Hematokrit, Lama Pengobatan.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan
Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan
Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan
Analis Kesehatan
Analis Kesehatan
Depositing User: Mr Murry Kalle
Date Deposited: 25 Jul 2024 05:37
Last Modified: 25 Jul 2024 05:37
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/5125

Actions (login required)

View Item View Item