Indriani Putri Umbu Deta, PO5303201230751 (2026) Asuhan Keperawatan Pada Ny. B Dengan Gangguan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Akibat Tb Paru Di Ruangan Cendana Rsup Dr. Ben Mboi Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
KTA Indriani_Cover.pdf Restricted to Registered users only Download (723kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Indriani_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Indriani_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (332kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Indriani_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (400kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Indriani_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Indriani_Daftar Pustaka & Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (663kB) | Request a copy |
Abstract
Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi kronis yang masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional. Indonesia termasuk negara dengan beban TB tinggi. TB paru dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, salah satunya bersihan jalan napas tidak efektif akibat akumulasi sekret di saluran pernapasan. Kondisi ini dapat mengganggu pertukaran gas dan meningkatkan risiko komplikasi bila tidak ditangani secara tepat. Perawat memiliki peran penting dalam memberikan asuhan keperawatan komprehensif untuk mengatasi gangguan tersebut melalui intervensi seperti latihan batuk efektif, manajemen posisi, dan edukasi pasien. Oleh karena itu, laporan kasus ini disusun untuk menggambarkan penerapan proses keperawatan pada pasien TB paru dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan asuhan keperawatan pada Ny. B dengan TB paru dan masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif yang dilaksanakan selama tiga hari (19–21 Januari 2026). Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian, pemeriksaan fisik, observasi, dan studi dokumentasi. Intervensi keperawatan mengacu pada Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) meliputi latihan batuk efektif, pengaturan posisi semi-Fowler, monitoring retensi sputum, serta kolaborasi terapi farmakologis. Hasil evaluasi menunjukkan masalah bersihan jalan napas tidak efektif teratasi sebagian. Pasien mampu melakukan batuk efektif, sputum lebih mudah keluar, frekuensi napas menurun dari 23x/menit menjadi 20x/menit, dan SpO₂ mencapai 98%. Edukasi berkelanjutan dan kepatuhan terapi tetap diperlukan untuk mencapai pemulihan optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis Paru, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Asuhan Keperawatan, Latihan Batuk Efektif |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Indri Deta |
| Date Deposited: | 11 May 2026 08:30 |
| Last Modified: | 11 May 2026 08:30 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9897 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric