Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada An.J Dengan Dispnea Ec Bronkopneumonia Di Ruangan Flamboyan RSUP Dr. Ben Mboi Kota Kupang

Chavia Zagita Rossi Bunga, PO5303201230733 (2026) Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada An.J Dengan Dispnea Ec Bronkopneumonia Di Ruangan Flamboyan RSUP Dr. Ben Mboi Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
KTA_Chavia_1-18---0.pdf
Restricted to Registered users only

Download (924kB) | Request a copy
[img] Text
KTA_Chavia Bunga_19-21--.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB) | Request a copy
[img] Text
KTA_Chavia Bunga_22-39.pdf
Restricted to Registered users only

Download (519kB) | Request a copy
[img] Text
KTA_Chavia Bunga_64-65.pdf
Restricted to Registered users only

Download (734kB) | Request a copy
[img] Text
KTA_Chavia Bunga_40-63.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB) | Request a copy
[img] Text
KTA_Chavia Bunga_66-73---.pdf
Restricted to Registered users only

Download (805kB) | Request a copy

Abstract

Bronkopneumonia adalah infeksi saluran napas yang memicu produksi sekret berlebih, yang jika tidak ditangani berisiko fatal. Karya tulis akhir ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan untuk memenuhi kebutuhan oksigenasi pada anak dengan dispnea akibat bronkopneumonia melalui pendekatan proses keperawatan yang sistematis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang dimulai dari pengkajian hingga evaluasi keperawatan. Pada kasus ini, diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah pola napas tidak efektif. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi pemantauan frekuensi dan pola napas serta saturasi oksigen, pemberian posisi semi-Fowler, terapi oksigen, serta kolaborasi pemberian nebulisasi (salbutamol+NaCl). Berdasarkan kriteria hasil, diharapkan frekuensi dan kedalaman napas membaik, penggunaan otot bantu napas menurun, SPO2 ≥ 95%, sesak dan bunyi napas tambahan berkurang, serta fase ekspirasi tidak memanjang. Namun, evaluasi menunjukkan masalah pola napas tidak efektif (D.0005) belum teratasi, ditandai frekuensi napas 68 x/menit, SPO2 96%, pola napas belum teratur, masih ada penggunaan otot bantu napas, fase ekspirasi memanjang, retraksi dada, dan ronki hingga hari ke-3. Sehingga perlu adanya kerja sama bersama dengan orang tua untuk melanjutkan intervensi keperawatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bronkopneumonia, Dispnea, Kebutuhan Oksigenasi, Asuhan Keperawatan, Anak
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Chavia Zagita Rossi Bunga
Date Deposited: 17 Apr 2026 03:57
Last Modified: 17 Apr 2026 03:57
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9900

Actions (login required)

View Item View Item