Cerrianike Kerenhapukh Pellokila, PO5303201230731 (2026) Asuhan Keperawatan Pada An. D Dengan Masalah Hipovolemia Pada Pasien Dengan Vomitus Dehidrasi Sedang Di Wilayah Kerja Rsup Dr. Ben Mboi. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
KTA Cerria_Coverr.pdf Restricted to Registered users only Download (625kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Cerria_BAB 1-.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Cerria_BAB 2-.pdf Restricted to Registered users only Download (357kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Cerria_BAB 3-.pdf Restricted to Registered users only Download (313kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Cerria_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (139kB) | Request a copy |
|
|
Text
KTA Cerria_Daftar Pustaka & Lampiran-.pdf Restricted to Registered users only Download (628kB) | Request a copy |
Abstract
Hipovolemia merupakan kondisi penurunan volume cairan intravaskular yang sering terjadi pada anak akibat kehilangan cairan berlebihan, salah satunya karena vomitus yang persisten. Anak memiliki risiko lebih tinggi mengalami dehidrasi dibandingkan orang dewasa karena proporsi cairan tubuh yang lebih besar dan mekanisme kompensasi fisiologis yang belum matang. Dehidrasi sedang ditandai dengan turgor kulit menurun, membran mukosa kering, mata cekung, peningkatan frekuensi nadi, serta penurunan produksi urine. Jika tidak ditangani secara tepat, kondisi ini dapat berkembang menjadi dehidrasi berat dan syok hipovolemik yang mengancam jiwa. Tujuan penulisan laporan kasus ini adalah untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif pada anak dengan hipovolemia dalam keadaan vomitus dehidrasi sedang melalui pendekatan proses keperawatan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif, meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Diagnosis keperawatan utama yang ditegakkan adalah defisit volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif. Intervensi keperawatan difokuskan pada pemantauan status hidrasi, keseimbangan cairan intake-output, pemantauan tanda vital, kolaborasi pemberian terapi cairan intravena, serta edukasi kepada keluarga mengenai tanda bahaya dehidrasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan status hidrasi yang ditandai dengan peningkatan turgor kulit, mukosa lembab, frekuensi nadi dalam batas normal, serta produksi urine adekuat. Penerapan asuhan keperawatan yang sistematis dan berkelanjutan terbukti membantu mencegah komplikasi serta mempercepat proses pemulihan anak. Oleh karena itu, perawat memiliki peran penting dalam deteksi dini dan penatalaksanaan hipovolemia pada anak melalui monitoring yang ketat dan edukasi keluarga.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipovolemia, Vomitus, Dehidrasi Sedang, Asuhan Keperawatan Anak |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education R Medicine > RB Pathology R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Cerrianike Kerenhapukh Pellokila |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 06:40 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 06:40 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9987 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric