Maria Odelia Walen Hewen, PO5303330230188 (2026) Studi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Penderita Diare Di Kelurahan Alak. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER_Maria Odelia Walen Hewen.pdf Download (604kB) |
|
|
Text
BAB l_Maria Odelia Walen Hewen.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB ll_ Maria Odelia Walen Hewen.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB lll_ Maria Odelia Walen Hewen.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV_ Maria Odelia Walen Hewen.pdf Restricted to Registered users only Download (359kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V_Maria Odelia Walen Hewen.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_ new_ Maria Odelia Walen Hewen.pdf Download (213kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_ Maria Odelia Walen Hewen.pdf Download (2MB) |
Abstract
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan wujud kesadaran seseorang untuk menjaga kesehatan dirinya sendiri maupun anggota keluarganya, sekaligus turut berpartisipasi aktif dalam berbagai upaya peningkatan kesehatan di lingkungan masyarakar. Penerapan PHBS di masyarakat yang masih rendah menjadi salah satu faktor penyebab penyakit diare. Penyakit diare di Wilayah Kerja Puskesmas Penkase Oeleta pada tahun 2025 sebanyak 197 kasus diare, dengan 53 kasus berasal dari Kelurahan Alak. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat penderita diare di Kelurahan Alak tahun 2026. Jenis penelitian adalah deskriptif. Variabel penelitian meliputi penggunaan air bersih, mencuci tangan pakai sabun, dan kondisi jamban sehat. Sampel berjumlah 30 penderita diare yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Metode pengumpulan data melalui survei, observasi dan wawancara. Data diolah dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air bersih sebanyak 70% responden yang memenuhi syarat, dan 30% tidak memenuhi syarat. Perilaku cuci tangan pakai sabun sebanyak 30% baik, 40% cukup, dan 30% kurang. Tingkat risiko jamban sehat dengan kategori rendah sebanyak 37%, tingkat risiko sedang 40%, dan tingkat risiko tinggi 23%. Kesimpulan dari penelitian ini, responden sebanyak 70% sudah menggunakan air bersih yang memenuhi syarat, responden sebanyak 30% berperilaku baik dalam mencuci tangan pakai sabun dan responden sebanyak 37% yang memiliki tingkat risiko jamban rendah. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan kepada masyarakat tentang penggunaan air bersih yang baik, cara cuci tangan pakai sabun yang benar sesuai waktu kritis, dan perbaikan fasilitas jamban di masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | PHBS, Diare, Air Bersih, Cuci Tangan, Jamban Sehat |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Maria Odelia Walen Hewen |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 03:31 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 03:31 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10297 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric