Formulasi dan uji karakteristik sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.)

Alfons Altario Lopo, PO5303332230575 (2026) Formulasi dan uji karakteristik sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover alfonss.pdf

Download (422kB)
[img] Text
BAB I ALFONS.pdf

Download (131kB)
[img] Text
BAB II ALFONS.pdf

Download (292kB)
[img] Text
BAB III ALFONS.pdf

Download (231kB)
[img] Text
BAB IV ALFONS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V ALFONS.pdf

Download (96kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA ALFONS.pdf

Download (165kB)
[img] Text
LAMPIRAN ALFONS.pdf

Download (602kB)

Abstract

Latar Belakang: Daun pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan serta bermanfaat dalam perawatan kulit. Salah satu bentuk sediaan kosmetik yang banyak digunakan adalah clay mask karena mampu menyerap minyak berlebih, membersihkan pori-pori, serta memberikan efek mengencangkan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun pepaya menjadi sediaan clay mask dan mengevaluasi karakteristik fisiknya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Ekstrak daun pepaya diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian dilakukan uji bebas etanol dan skrining fitokimia. Ekstrak selanjutnya diformulasikan menjadi clay mask dalam dua formula, yaitu Formula 1 (5%) dan Formula 2 (10%). Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, waktu kering, dan daya sebar. Hasil: Ekstrak etanol daun pepaya memiliki rendemen sebesar 26,66%, dinyatakan bebas etanol, serta positif mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Kedua formula menghasilkan sediaan bertekstur semi padat, homogen, dan beraroma khas daun pepaya, dengan Formula 1 berwarna hijau muda dan Formula 2 berwarna hijau tua. Nilai pH Formula 1 sebesar 6,8 dan Formula 2 sebesar 6,4, Waktu kering rata-rata Formula 1 adalah 24 menit 78 detik, sedangkan Formula 2 22 menit 07 detik. Daya sebar Formula 1 sebesar 5,6 ± 0,04 cm dan Formula 2 sebesar 5,1 ± 0,006 cm. Simpulan: Ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan clay mask pada konsentrasi 5% dan 10% yang memenuhi persyaratan karakteristik fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, waktu kering, dan daya sebar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Formulasi sediaan clay mask ekstrak daun pepaya
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: Alfons Altario Lopo
Date Deposited: 12 Aug 2026 09:59
Last Modified: 12 Aug 2026 09:59
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10905

Actions (login required)

View Item View Item