Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dan Mp-Asi Dengan Kejadaian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Naioni

Amelisa Hunggu Rami, PO5303241231174 (2026) Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dan Mp-Asi Dengan Kejadaian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Naioni. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER AMEL_1 (1).pdf

Download (673kB)
[img] Text
BAB I AMELISA_2.pdf

Download (195kB)
[img] Text
BAB II AMELISA_2.pdf

Download (402kB)
[img] Text
BAB III AMELISA_2.pdf

Download (446kB)
[img] Text
BAB IV AMELISA_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (156kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V AMELISA_2.pdf

Download (120kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA AMELISA RAMI.pdf

Download (164kB)
[img] Text
LAMPIRAN AMEL.pdf

Download (1MB)

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada balita. Kondisi ini ditandai dengan terganggunya pertumbuhan linier akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga tinggi badan anak berada di bawah standar berdasarkan umur (TB/U < -2 SD). Stunting tidak hanya berdampak terhadap pertumbuhan fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif, kemampuan belajar, produktivitas, serta meningkatkan risiko penyakit degeneratif pada masa dewasa. Berbagai faktor berperan dalam terjadinya stunting, di antaranya riwayat pemberian ASI eksklusif dan praktik pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, sedangkan pemberian MPASI yang tepat dari segi jumlah, jenis, waktu, dan frekuensi sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi setelah usia enam bulan. Ketidaktepatan pemberian MP-ASI dapat menyebabkan kekurangan zat gizi yang berlangsung secara kronis dan akhirnya meningkatkan risiko terjadinya stunting. Berdasarkan data UPTD Puskesmas Naioni tahun 2025, prevalensi stunting masih mencapai 15,42%, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif dan praktik pemberian MP-ASI yang meliputi jumlah, jenis, dan frekuensi dengan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Naioni. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menggambarkan karakteristik responden, distribusi pemberian ASI eksklusif, praktik pemberian MP-ASI, serta prevalensi stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Naioni pada tahun 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 50 balita usia 6–59 bulan yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Variabel independen meliputi riwayat pemberian ASI eksklusif, jumlah MP-ASI, jenis MPASI, dan frekuensi MP-ASI, sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting berdasarkan indikator panjang badan/tinggi badan menurut umur (PB/TB/U). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, formulir 24-hour recall, Food Frequency Questionnaire (FFQ), pengukuran antropometri menggunakan stadiometer dan timbangan digital, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa riwayat pemberian ASI eksklusif tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Naioni. Namun, jumlah dan frekuensi pemberian MP-ASI terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian stunting, sedangkan jenis MP-ASI tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kepada ibu balita mengenai pemberian MP-ASI yang sesuai dengan rekomendasi, baik dari segi jumlah maupun frekuensi, sebagai strategi penting dalam pencegahan stunting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: ASI eksklusif, MP-ASI, jumlah MP-ASI, frekuensi MP-ASI, stunting, balita.
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Jurusan Gizi
Jurusan Gizi
Depositing User: Amelisa Hunggu Rami
Date Deposited: 19 Aug 2026 09:21
Last Modified: 19 Aug 2026 09:21
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10991

Actions (login required)

View Item View Item