Delsi Marselina Bahan, PO5303332230582 (2026) Formulasi Dan Uji Karakteristik Sediaan Gel Moisturizer Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER DELSI BAHAN.pdf Download (856kB) |
|
|
Text
BAB 1 DELSI-16-20.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
BAB 2 DELSI-21-39.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
BAB 3 DELSI-30-39.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
BAB 4 DELSI-40-58.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5 DELSII-59.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA ddelsi.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
lampiran delsi 2.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Kulit keringg dan penuaan dini merupakan masalah yang sering terjadi akibat paparan radikal bebas, sinar ultraviolet, serta berkurangnya kelembapan kulit. Salah satu upaya pencegahannya adalah penggunaan pelembab (moisturizer). Bunga telang (Clitoria ternatea L.) diketahui mengandung antosianin dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami sehingga berpeluang dikembangkan sebagai bahan aktif dalam sediaan gel moisturizer. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan karakteristik sediaan gel moisturizer ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) berdasarkan parameter organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di Laboratorium Farmasetika, Teknologi Sediaan Farmasi, dan Farmasi Bahan Alam Program studi D-III Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang. Ekstrak bunga telang diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 70 %, kemudian diformulasikan menjadi tiga formula gel dengan konsentrasi ekstrak 0,5 % (F1), 1 % (F2), dan 1,5 % (F3). Seluruh formula selanjutnya diuji karakteristik fisiknya yang meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Hasil : Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang memiliki rendemen sebesar 18,31%, bebas dari residu etanol, serta positif mengandung flavonoid dan antosianin. Ketiga formula menghasilkan sediaan gel yang homogen dengan bentuk semi padat dan aroma khas bunga telang. Warna gel berbeda sesuai konsentrasi ekstrak, yaitu biru muda (F1), biru kehijauan (F2), dan biru tua kehijauan (F3). Nilai pH berturut-turut sebesar 5,5; 5,4; dan 5,4, daya sebar 5,55 cm; 6,05 cm; dan 5,43 cm, daya lekat 2,46 detik, 2,09 detik, dan 3,15 detik, serta viskositas 14.118 cPs, 13.169 cPs, dan 19.624 cPs. Seluruh hasil memenuhi persyaratan mutu sediaan gel topikal. Simpulan : Simpulan penelitian ini adalah ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) berhasil diformulasikan menjadi sediaan gel moisturizer dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan mutu sediaan gel topikal. Variasi konsentrasi ekstrak memengaruhi karakteristik organoleptik, terutama intensitas warna gel, namun seluruh formula tetap memenuhi parameter mutu yang dipersyaratkan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Clitoria ternatea L., bunga telang, gel moisturizer, formulasi, karakteristik sediaan |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | Delsi Marselina Bahan |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 08:14 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 08:14 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11282 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric