Rosina Maryensi, PO5303241231285 (2026) Gambaran Asupan Zat Gizi Dan Aktivitas Fisik Pada Remaja Gizi Kurang Di SMA Negeri6 Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Cover (3).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I (2).pdf Download (331kB) |
|
|
Text
BAB II (2).pdf Download (483kB) |
|
|
Text
BAB III (2).pdf Download (294kB) |
|
|
Text
BAB IV (2).pdf Download (853kB) |
|
|
Text
BAB V (3).pdf Download (249kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka (2).pdf Download (330kB) |
|
|
Text
Lampiran (2).pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dengan rentang usia 13-20 tahun, ditandai dengan perubahan biologis seperti perkembangan fisik, pola makan, serta sosial emosional. Remaja berada pada fase pertumbuhan yang sangat pesat (growth spurt) sehingga membutuhkan zat gizi dalam jumlah yang relatif lebih besar. Asupan zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan akan membantu remaja dalam pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, sedangkan ketidakseimbangan antara asupan dan kebutuhan gizi akan berakibat pada masalah gizi, baik gizi lebih maupun gizi kurang. Asupan zat gizi makro meliputi protein, lemak, dan karbohidrat, sedangkan aktivitas fisik turut berperan dalam menentukan status gizi remaja. Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran asupan protein, lemak, dan karbohidrat, serta aktivitas fisik pada remaja gizi kurang di SMA Negeri 6 Kota Kupang. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 6 Kota Kupang sebanyak 328 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 84 orang remaja gizi kurang kelas X dan XI, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data asupan zat gizi diperoleh melalui wawancara food recall 1x24 jam dan buku foto makanan, sedangkan data aktivitas fisik diperoleh menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan protein siswa/siswi dalam kategori defisit tingkat berat sebanyak 45 orang (53,6%), defisit tingkat sedang 11 orang (13,1%), defisit tingkat ringan 12 orang (14,3%), dan normal 16 orang (19,0%). Asupan lemak dalam kategori defisit tingkat berat sebanyak 67 orang (79,8%), defisit tingkat sedang 6 orang (7,1%), defisit tingkat ringan 3 orang (3,6%), dan normal 8 orang (9,5%). Asupan karbohidrat dalam kategori defisit tingkat berat sebanyak 52 orang (61,9%), defisit tingkat sedang 10 orang (11,9%), defisit tingkat ringan 8 orang (9,5%), dan normal 14 orang (16,7%). Aktivitas fisik siswa/siswi sebagian besar dalam kategori sedang sebanyak 53 orang (63,1%), diikuti kategori tinggi 29 orang (34,5%), dan kategori rendah 2 orang (2,4%). Status gizi siswa/siswi seluruhnya yaitu 84 orang (100%) berada dalam kategori gizi kurang. Kesimpulan : Persebaran asupan zat gizi makro remaja di SMA Negeri 6 Kota Kupang, sebagaimana ditunjukkan oleh data tersebut, menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki asupan protein, lemak, dan karbohidrat dalam kategori defisit tingkat berat, dengan proporsi tertinggi pada asupan lemak (79,8%), diikuti karbohidrat (61,9%) dan protein (53,6%). Aktivitas fisik responden sebagian besar berada pada kategori sedang (63,1%). Seluruh responden (100%) berada dalam kategori status gizi kurang, yang berkaitan erat dengan rendahnya asupan ketiga zat gizi makro tersebut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asupan Zat Gizi, Aktivitas Fisik, Status Gizi Kurang, Remaja |
| Subjects: | Q Science > QK Botany R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Gizi Jurusan Gizi > Gizi Gizi |
| Depositing User: | Rosina Maryensi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:12 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:12 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11360 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric