Angela Bita Seran, PO5303241231176 (2026) Asuhan Gizi Terstandar Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Dengan Hipertensi Di Ruang Rawat Inap RSUD S.K Lerik Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER (1).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I-.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (556kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (1) (1) (1) (2) (2).pdf Download (424kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar belakang: Prevalensi hipertensi pada pasien Diabetes Melitus (DM) mencapai 1,5–2 kali lebih tinggi dibanding populasi non-DM. Data SKI menunjukkan kasus DM Tipe II mendominasi kelompok produktif (52,1%) dan lansia (48,9%). Di Kota Kupang, tercatat 5.007 penderita DM, namun baru 678 orang yang mendapat pelayanan standar. Sementara di RSUD S.K. Lerik, terdapat 28 pasien DM Tipe II dengan hipertensi sepanjang Agustus 2025 – Januari 2026. Penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) sangat krusial untuk mengontrol asupan dan parameter klinis guna mencegah komplikasi. Tujuan penelitian: Untuk mempelajari dan menerapkan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) secara menyeluruh pada pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan komorbiditas hipertensi di ruang rawat inap RSUD S.K. Lerik Kota Kupang, yang mencakup langkah-langkah seperti asesmen, diagnosis gizi, intervensi gizi, dan monitoring dan evaluasi gizi. Metode Penelitian: Studi ini menggunakan metode deskriptif observasional dan menggunakan rancangan studi kasus. Terdapat tiga pasien rawat inap (Ny. MM, Ny. ST, dan Tn. HD) yang memenuhi kriteria inklusi penelitian: mereka dalam keadaan sadar, mendapatkan makanan secara oral, kooperatif, dan bersedia menjadi responden. Studi ini dilakukan dari Maret hingga April 2026 di Ruang Rawat Inap RSUD S.K. Lerik Kota Kupang. Hasil Penelitian: Ketiga pasien mengalami hiperglikemia, tekanan darah tinggi, dan asupan SMRS yang tidak seimbang. Diagnosis gizi yang tegak terkait dengan ketidakseimbangan asupan zat gizi makro, perubahan nilai laboratorium (GDS tinggi), dan kurangnya pengetahuan diet. Diberikan Terapi Diet DM dan Rendah Garam (DASH) sesuai prinsip 3J (Jumlah, Jadwal, Jenis), didukung edukasi gizi personal menggunakan media leaflet. Terjadi peningkatan asupan zat gizi makro hingga kategori adekuat. Kadar gula darah menurun signifikan mendekati normal, tekanan darah lebih terkontrol, dan gejala klinis (lemas/pusing) berangsur hilang. Kesimpulan: Pelaksanaan PAGT secara sistematis efektif dalam memperbaiki pemenuhan asupan zat gizi, menurunkan kadar gula darah, serta membantu mengontrol tekanan darah pasien DM Tipe II dengan komorbiditas hipertensi. Kata Kunci: Asuhan Gizi Terstandar, Diabetes Melitus Tipe II, Hipertensi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Gizi Terstandar, Diabetes Melitus Tipe II, Hipertensi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Gizi Jurusan Gizi > Gizi Gizi |
| Depositing User: | Angela Bita Seran |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 01:30 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 01:30 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric