Lidwina Aprilia De, PO5303332230654 (2026) Analisis Penyimpanan Obat Dan Potensi Dampaknya Pada Kualitas Obat Di Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Lidwina Aprilia De Cover-Abstrak KTI.pdf Download (837kB) |
|
|
Text
Lidwina Aprilia De Bab 1 KTI.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
Lidwina Aprilia De Bab 2 KTI.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
Lidwina Aprilia De Bab 3 KTI.pdf Download (555kB) |
|
|
Text
Lidwina Aprilia De Bab 4 KTI.pdf Restricted to Registered users only Download (448kB) | Request a copy |
|
|
Text
Lidwina Aprilia De Bab 5 KTI.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
Lidwina Aprilia De DAFTAR PUSTAKA KTI.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
Lidwina Aprilia De Lampiran KTI.pdf Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang: Penyimpanan obat merupakan critical control point dalam pelayanan kefarmasian untuk mempertahankan stabilitas, efikasi, dan mutu sediaan guna menjamin keselamatan pasien sesuai Permenkes No. 74 Tahun 2016 dan Good Storage Practice (GSP). Iklim panas ekstrem dan posisi pesisir UPTD Puskesmas Oesapa Kota Kupang menjadi tantangan bagi mutu fisik sediaan farmasi, terutama obat kategori stok berlebih (overstock, Month of Stock > 18 bulan) yang berisiko degradasi mutu sebelum kedaluwarsa. Tujuan: Menganalisis sistem penyimpanan obat serta potensi dampaknya terhadap kualitas fisik sediaan obat kategori stok berlebih di UPTD Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Metode: Penelitian observasional deskriptif kuantitatif dilaksanakan Mei-Juni 2026 di Gudang dan Ruang Pelayanan Farmasi UPTD Puskesmas Oesapa. Sampel 5 item obat overstock (MOS > 18 bulan) dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui daftar tilik 4 aspek penyimpanan, pengukuran suhu/kelembapan, wawancara apoteker, dan uji organoleptis visual, dianalisis dengan persentase kesesuaian. Hasil: Kesesuaian sarana prasarana gudang dan ruang pelayanan masing-masing 71% (Cukup), dengan kendala rusaknya AC gudang selama 6 bulan. Lingkungan gudang berkategori Cukup (71%, suhu 27,8–29,9°C), ruang pelayanan Baik (86%). Manajemen stok (86%) dan SDM (75%) berkategori Cukup. Dari 5 sampel obat overstock, 4 obat Memenuhi Syarat (MS), sedangkan 1 obat (Erythromycin 500 mg) Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena noda bercak dan indikasi jamur pada kemasan luar akibat stagnasi udara tanpa AC. Kesimpulan: Sistem penyimpanan obat Puskesmas Oesapa berkategori cukup hingga baik. Ketiadaan pendingin aktif di gudang berisiko merusak kemasan sekunder obat overstock. Disarankan perbaikan AC gudang, pencatatan kelembapan harian rutin, dan penyesuaian alokasi distribusi dari Dinas Kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas fisik obat, penyimpanan obat, puskesmas oesapa, stok berlebih |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > Farmasi Jurusan Farmasi > Farmasi Farmasi |
| Depositing User: | Lidwina Aprilia De |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 08:53 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 08:53 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric