Florentina Ade Olha, PO5303241231217 (2026) Hubungan Pengetahuan Tentang Anemia Dan Asupan Zat Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas Xl Di SMAN 2 Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER (1).pdf Download (865kB) |
|
|
Text
BAB I (1).pdf Download (229kB) |
|
|
Text
BAB II (2).pdf Download (231kB) |
|
|
Text
BAB III (2).pdf Download (238kB) |
|
|
Text
BAB IV (2).pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V (1).pdf Download (170kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (184kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (1).pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak dialami oleh remaja putri akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Selain itu, rendahnya pengetahuan tentang anemia dan kurangnya asupan zat gizi diduga menjadi faktor yang berperan terhadap terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang anemia dan asupan zat gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kota Kupang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner, data asupan zat gizi diperoleh menggunakan food recall 3×24 jam, sedangkan kejadian anemia ditentukan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa 35,5% responden mengalami anemia, 83,9% memiliki pengetahuan baik tentang anemia, sedangkan sebagian besar responden mengalami defisit asupan karbohidrat, lemak, protein, zat besi (Fe), dan asam folat. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia (p = 0,148). Selain itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat (p = 0,409), lemak (p = 0,484), protein (p = 0,334), zat besi (p = 0,499), maupun asam folat (p = 0,420) dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kota Kupang. Kesimpulan: penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang anemia maupun asupan zat gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kota Kupang. Meskipun demikian, upaya peningkatan edukasi gizi, penerapan pola makan bergizi seimbang, serta kepatuhan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) tetap perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan anemia pada remaja putri. Kata kunci: anemia, pengetahuan, asupan zat gizi, remaja putri, hemoglobin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | anemia, pengetahuan, asupan zat gizi, remaja putri, hemoglobin. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RB Pathology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Gizi Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Florentina Ade Olha |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 08:23 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 08:23 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11947 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric