Carolin Caritas Mistika Bhoko Ie, PO5303241231191 (2026) Hubungan Daya Terima Menu Makan Bergizi Gratis Dengan Status Gizi Dan Pola Konsumsi Jajanan Pada Remaja Di Sma Negeri 4 Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Cover2 LTA Carolin C. M. Bhoko Ie.pdf Download (779kB) |
|
|
Text
BAB I LTA Carolin Caritas Mistika Bhoko Ie.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
BAB II CAROLIN CARITAS MISTIKA BHOKO IE.pdf Download (414kB) |
|
|
Text
BAB III LTA CAROLIN CARITAS MISTIKA BHOKO IE.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
BAB IV LTA Carolin Caritas Mistika Bhoko Ie.pdf Restricted to Registered users only Download (429kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V LTA Carolin Caritas Mistika Bhoko Ie.pdf Download (209kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA LTA Carolin Caritas Mistika Bhoko Ie.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN 2 LTA Carolin Caritas Mistika Bhoko Ie.pdf Download (1MB) |
Abstract
Remaja membutuhkan asupan zat gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya penyediaan makanan bagi siswa, tetapi manfaat makanan yang disediakan sangat dipengaruhi oleh daya terima dan makanan yang benar-benar dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan daya terima menu MBG dengan status gizi dan frekuensi konsumsi jajanan pada remaja di SMA Negeri 4 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan crosssectional. Sampel berjumlah 81 siswa. Daya terima dinilai menggunakan metode Comstock dan uji hedonik yang meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Status gizi dinilai berdasarkan IMT/U, sedangkan frekuensi konsumsi jajanan diukur menggunakan Semi Food Frequency Questionnaire (SFFQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi baik, yaitu 54 orang (66,7%). Daya terima baik ditemukan pada makanan pokok dan lauk hewani masing-masing 78 orang (96,3%), lauk nabati 73 orang (90,1%), sayur 48 orang (59,3%), dan buah 71 orang (87,7%). Tidak terdapat hubungan bermakna antara daya terima comstock dengan status gizi maupun frekuensi konsumsi jajanan. Pada uji hedonik, aspek rasa menunjukkan hubungan bermakna dengan status gizi (r=0,384; p=0,004). Dapat disimpulkan bahwa daya terima menu MBG berdasarkan comstock tidak berhubungan bermakna dengan status gizi dan frekuensi konsumsi jajanan, sedangkan rasa merupakan atribut sensorik yang menunjukkan hubungan bermakna dengan daya terima.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daya Terima, Makan Bergizi Gratis, Status Gizi, IMT/U, Jajanan,Remaja |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Gizi Jurusan Gizi > Gizi Gizi |
| Depositing User: | Carolin Caritas Mistika Bhoko Ie |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 05:49 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 05:49 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric