Aldoni Jangga Hiwa, PO5303241231172 (2026) Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Smk Negeri 3 Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
aldo cover .pdf Download (602kB) |
|
|
Text
ALDO BAB I.pdf Download (354kB) |
|
|
Text
ALDO BAB II.pdf Download (649kB) |
|
|
Text
ALDO BAB III.pdf Download (693kB) |
|
|
Text
ALDO BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (481kB) | Request a copy |
|
|
Text
ALDO BAB V.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
ALDO DAFTAR PUSTAKA fikssssssss.pdf Download (239kB) |
|
|
Text
ALDO LAMPIRAN (1) fixx.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak terjadi pada remaja putri. Remaja putri berisiko mengalami anemia karena meningkatnya kebutuhan zat besi selama pertumbuhan dan kehilangan darah saat menstruasi. Pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi faktor penting dalam pencegahan anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi TTD dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Negeri 3 Kota Kupang. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Februari–April 2026 dengan sampel 55 siswi kelas XI yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data pengetahuan dan kepatuhan TTD dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan kejadian anemia ditentukan berdasarkan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan Hb meter. Analisis hubungan dilakukan dengan uji statistik pada tingkat kemaknaan 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang anemia dalam kategori cukup, yaitu 33 orang (60,0%), kategori baik sebanyak 14 orang (25,5%), dan kategori kurang sebanyak 8 orang (14,5%). Sebagian besar responden tidak patuh mengonsumsi TTD, yaitu 49 orang (89,1%), sedangkan yang patuh sebanyak 6 orang (10,9%). Berdasarkan pemeriksaan kadar Hb, sebanyak 35 responden (63,6%) tidak mengalami anemia dan 20 responden (36,4%) mengalami anemia. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia dengan p-value = 0,308 (p>0,05). Selain itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kejadian anemia dengan p-value = 0,076 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang anemia maupun kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Negeri 3 Kota Kupang. Upaya pencegahan anemia perlu dilakukan melalui peningkatan edukasi tentang anemia, perbaikan pola makan, serta pemantauan dan peningkatan kepatuhan konsumsi TTD secara rutin. Kata kunci: anemia, pengetahuan, kepatuhan, tablet tambah darah, remaja putri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, Pengetahuan, Kepatuhan, Tablet Tambah Darah, Remaja Putri. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Jurusan Gizi Jurusan Gizi |
| Depositing User: | ALDONI JANGGA HIWA |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 04:17 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 04:17 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11985 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric