Hubungan Konsumsi Protein Hewani Dan Zat Besi Terhadap Status Gizi Remaja Putri Di SMK Negeri 1 Kota Kupang

Maria Serlita Rizky Novela Malo, PO5303241231258 (2026) Hubungan Konsumsi Protein Hewani Dan Zat Besi Terhadap Status Gizi Remaja Putri Di SMK Negeri 1 Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
cover depan LTA (1).pdf

Download (948kB)
[img] Text
BAB I LTA (1).pdf

Download (381kB)
[img] Text
BAB II LTA (1).pdf

Download (681kB)
[img] Text
BAB III LTA (1).pdf

Download (564kB)
[img] Text
BAB IV LTA (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V LTA (1).pdf

Download (163kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA LTA (2).pdf

Download (341kB)
[img] Text
LAMPIRAN LTA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang : Remaja putri merupakan kelompok rentan mengalami masalah gizi akibat tingginya kebutuhan zat gizi pada masa pertumbuhan, siklus menstruasi, serta pola konsumsi yang belum optimal, sehingga diperlukan perhatian khusus terhadap asupan protein hewani dan zat besi yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, pembentukan hemoglobin, dan pemeliharaan status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsumsi protein hewani dan asupan zat besi terhadap status gizi remaja putri di SMK Negeri 1 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah desain cross sectional dengan pendekatan analitik observasional pada 59 remaja putri yang dipilih melalui purposive sampling; data dikumpulkan menggunakan food recall 3x24 jam dan pengukuran antropometri (IMT/U dan LILA), kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki konsumsi protein hewani kategori kurang (72,9%) dan asupan zat besi kategori kurang (96,6%); berdasarkan IMT/U sebesar 78,0% berstatus gizi baik dan 22,0% gizi kurang, namun berdasarkan LILA sebanyak 55,9% berada dalam kategori Kekurangan Energi Kronis (KEK); terdapat hubungan signifikan antara konsumsi protein hewani dengan status gizi (p-value = 0,000), sedangkan asupan zat besi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p-value = 0,620). Kesimpulan: konsumsi protein hewani berhubungan secara signifikan dengan status gizi remaja putri, sementara asupan zat besi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan; diperlukan intervensi edukasi gizi, peningkatan konsumsi sumber protein hewani terjangkau, serta pemberian tablet tambah darah secara rutin. Kata Kunci: Protein Hewani, Zat Besi, Status Gizi, LILA, Remaja Putri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Protein Hewani, Zat Besi, Status Gizi, LILA, Remaja Putri
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Jurusan Gizi
Jurusan Gizi
Depositing User: Maria Serlita Rizky Novela Malo
Date Deposited: 14 Sep 2026 08:39
Last Modified: 14 Sep 2026 08:39
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12016

Actions (login required)

View Item View Item