Hubungan Frekuensi Makan Dan Screen Time Dengan Status Gizi Siswa Sma N 4 Kota Kupang

Gerald Dhenyl Bisinglasi, PO5303241231222 (2026) Hubungan Frekuensi Makan Dan Screen Time Dengan Status Gizi Siswa Sma N 4 Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER GERALL.pdf

Download (527kB)
[img] Text
BAB 1 GERAL.pdf

Download (243kB)
[img] Text
BAB 2 geral.pdf

Download (346kB)
[img] Text
BAB 3 gerall.pdf

Download (309kB)
[img] Text
BAB IV geral.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V gerall.pdf

Download (182kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA geral.pdf

Download (214kB)
[img] Text
LAMPIRAN GERAL.pdf

Download (808kB)

Abstract

Masa remaja merupakan periode pertumbuhan pesat yang rentan terhadap masalah gizi. Perkembangan teknologi digital menyebabkan tingginya durasi penggunaan perangkat elektronik (screen time) dan perubahan pola makan pada remaja. Ketidakseimbangan antara asupan energi dan aktivitas fisik dapat memengaruhi status gizi siswa. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan frekuensi makan dan screen time dengan status gizi siswa di SMA Negeri 4 Kota Kupang. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain observasional cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2026 di SMA Negeri 4 Kota Kupang dengan populasi sebanyak 425 siswa. Sampel penelitian berjumlah 81 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data frekuensi makan diperoleh menggunakan kuesioner adaptasi Food Frequency Questionnaire (FFQ), data screen time diukur menggunakan Questionnaire for Screen Time of Adolescents (QueST), dan status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) melalui pengukuran antropometri. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (α=0,05). Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (55,6%) dan berada di kelas XI (58,0%). Mayoritas siswa memiliki status gizi underweight (59,3%), status gizi normal (35,8%), overweight (3,7%), dan obesitas (1,2%). Kebanyakan responden memiliki frekuensi makan 1–2 hari/minggu (35,8%). Aktivitas screen time >3 jam/hari paling banyak dilakukan untuk menonton video pada akhir pekan (72,8%) dan mengakses media sosial/chatting pada hari sekolah (54,3%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan frekuensi makan (p=0,730), screen time belajar/tugas sekolah (p=0,317), pekerjaan/magang (p=0,418), menonton video (p=0,074), bermain game (p=0,434), serta media sosial/chatting (p=0,335)

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Frekuensi Makan, Screen Time, Status Gizi, Remaja, IMT/U
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Jurusan Gizi
Jurusan Gizi
Depositing User: Gerald Dhenyl Bisinglasi
Date Deposited: 18 Sep 2026 05:55
Last Modified: 18 Sep 2026 05:55
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12105

Actions (login required)

View Item View Item