Uji Aktivitas Antidiabetes Infusa Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Galur Wistar Yang Dinduksi Glukosa

Maria Soniati Fono, PO5303332210411 (2024) Uji Aktivitas Antidiabetes Infusa Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Galur Wistar Yang Dinduksi Glukosa. Diploma thesis, Kemenkes Poltekkes Kupang.

[img] Text
Cover Maria Fono.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1 Maria Fono.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 2 Maria Fono.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 3 Maria Fono.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 4 Maria Fono.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 Maria Fono.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA Maria Fono 2.pdf

Download (326kB)
[img] Text
Lampiran Maria Fono.pdf

Download (4MB)

Abstract

Daun jambu biji merupakan salah satu tanaman obat yang sering dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional yang mengandung metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, tanin, dan triterpenoid yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah akibat terjadinya hiperglikemia dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiabetes dari pemberian infusa daun jambu biji terhadap tikus putih jantan dan menentukan dosis optimal infusa daun jambu biji dalam menurunkan kadar gula darah pada tikus putih jantan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang menggunakan hewan uji tikus putih jantan sebanyak 15 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Sebelum dilakukan perlakuan diukur kadar gula darah awal tikus dan diinduksi dengan glukosa. Kelompok pertama sebagai kontrol positif diberi metformin, kelompok kedua kontrol negatif diberi Na CMC, kelompok ketiga, keempat dan kelima diberikan infusa daun jambu biji 20% b/v, 40% b/v, dan 60% b/v. Pengukuran kadar gula darah dilakukan setelah 30 menit diinduksi dan tikus yang mengalami hiperglikemia diberikan infusa daun jambu biji 20%b/v, 40% b/v, dan 60% b/v, lalu diukur penurunan kadar gula darah selama 2 jam tiap 30 menit. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji Paired T Test untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan gula darah sebelum dan sesudah induksi glukosa. Kemudian dilanjutkan dengan uji One Way Anova uji LSD (Least Significant Difference) untuk mengetahui ada tidaknya aktivitas penurunan kadar gula darah dari setiap perlakuan dan dilanjutkan untuk mengetahui kelompok-kelompok perlakuan yang memiliki perbedaan nyata dalam menurunkan kadar gula darah. Simpulan penelitian ini menunjukan presentase rata-rata penurunan kadar infusa daun jambu biji 20% b/v, 40% b/v, dan 60% b/v berturut-turut 9,54%, 10,26%, dan 9,67%. Infusa daun jambu biji 40% paling optimal dalam menurunkan kadar gula darah yakni sebesar 10,26%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QL Zoology
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Jurusan Farmasi
Jurusan Farmasi
Depositing User: Mr Johan Hayon
Date Deposited: 10 Jul 2024 07:00
Last Modified: 10 Jul 2024 07:34
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/4923

Actions (login required)

View Item View Item