Formulasi Nutrasetikal Sereal Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk) Dengan Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L.moench) Sebagai Pengikat

Selviana Barros, PO5303332210419 (2024) Formulasi Nutrasetikal Sereal Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk) Dengan Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L.moench) Sebagai Pengikat. Diploma thesis, Kemenkes Poltekkes Kupang.

[img] Text
Cover-Daftar Lampiran.pdf

Download (483kB)
[img] Text
01 Bab I.pdf

Download (181kB)
[img] Text
02 Bab II.pdf

Download (366kB)
[img] Text
03 Bab III.pdf

Download (224kB)
[img] Text
04 Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB) | Request a copy
[img] Text
05 Bab V.pdf

Download (81kB)
[img] Text
06 Daftar Pustaka.pdf

Download (148kB)
[img] Text
07 Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Stunting pada balita dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi yang bisa didapatkan dari pangan lokal seperti kelor. Kelor merupakan tanaman yang dikenal dengan sebutan miracle plant atau tree of life. Bagian dari tanaman kelor yang dapat dimanfaatkan dan memiliki nutrisi adalah daun kelor. Daun kelor dapat dipreparasi menjadi bentuk tepung yang memiliki kandungan makronutrien dan mikronutrien yang tinggi sehingga dapat ditambahkan pada berbagai produk makanan. Tingginya kandungan nutrisi yang ada pada tepung daun kelor memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk nutrasetikal. Salah satu jenis produk nutrasetikal yang dapat dikembangkan adalah sereal dalam bentuk granul yang mengandung serat, energi, mineral dan vitamin. Jenis pengikat yang digunakan merupakan faktor utama yang berpengaruh pada karakteristik fisik granul. Salah satu jenis pengikat yang dapat digunakan adalah tepung sorgum yang memiliki kemampuan ikatan dan konsistensi kemampuan untuk menyerap air dan daya kembangnya baik serta sifat lekat dan cenderung membentuk gel apabila disuspensikan dengan air. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui karakteristik sereal meliputi uji hedonik, uji kadar air dan uji kadar abu. Metode penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian : Hasil evaluasi karakteristik sereal dengan perbedaan konsentrasi pengikat pada FI (10%) dan FII (20%) menunjukan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan dengan uji hedonik terhadap warna, rasa dan aroma dapat diterima dengan baik oleh panelis. Kadar air pada kedua formula yaitu 3% dan kadar abu 4% sehingga telah memenuhi standar sereal sesuai dengan SNI 01-4270-1996. Simpulan : Formulasi nutrasetikal sereal daun kelor dengan tepung sorgum memenuhi syarat standar sereal sesuai dengan SNI 01-4270-1996

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk), Sereal, Tepung Sorgum
Subjects: L Education > LC Special aspects of education
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan Farmasi
Jurusan Farmasi
Depositing User: Mr Johan Hayon
Date Deposited: 11 Jul 2024 06:58
Last Modified: 11 Jul 2024 07:09
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/4937

Actions (login required)

View Item View Item