Yustina Uge, PO5303211241589 (2025) Penerapan Pijat Oksitosin Pada Ibu Yang Mengalami Masalah Menyusui Tidak Efektif Dalam Pencegahan Stunting di Puskesmas Surisina. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER YUSTINA UGE .pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I YUSTINA UGE.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
BAB II YUSTINA UGE.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
BAB III YUSTINA UGE.pdf Download (176kB) |
|
|
Text
BAB IV YUSTINA UGE.pdf Download (467kB) |
|
|
Text
BAB V YUSTINA UGE.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA YUSTINA UGE.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN YUSTINA UGE.pdf Download (1MB) |
Abstract
Produksi ASI yang tidak adekuat merupakan salah satu permasalahan umum pada ibu post partum yang dapat berdampak pada keberhasilan menyusui dan status gizi bayi, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kejadian stunting. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pijat oksitosin, yang bekerja dengan merangsang pelepasan hormon oksitosin guna meningkatkan pengeluaran ASI. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI dan keberhasilan menyusui pada ibu post partum sebagai upaya pencegahan stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua ibu post partum yang mengalami masalah menyusui tidak efektif. Intervensi pijat oksitosin dilakukan selama tiga hari berturut-turut disertai edukasi laktasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran volume ASI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan volume ASI pada kedua responden (Ny. K: dari 15 ml menjadi 50 ml; Ny. F: dari 10 ml menjadi 60 ml). Selain itu, perbaikan terjadi pada perlekatan bayi, refleks let-down, serta perilaku bayi pasca menyusui. Secara psikologis, ibu tampak lebih percaya diri dan nyaman dalam menyusui. Kesimpulan: Pijat oksitosin terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI dan keberhasilan menyusui. Intervensi ini bersifat sederhana, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh keluarga. Pijat oksitosin layak dijadikan bagian dari asuhan keperawatan nifas dan strategi promotif preventif dalam mencegah stunting.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pijat Oksitosin, Produksi ASI, Ibu Post Partum, Menyusui Tidak Efektif, Stunting |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Jurusan Keperawatan |
| Depositing User: | Yustina Uge |
| Date Deposited: | 01 Oct 2025 02:30 |
| Last Modified: | 01 Oct 2025 02:30 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/9342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric