Asuhan keperawatan di Ny.A.W dengan masalah penurunan curah jantung akibat hipertensi di Ruang Garuda RSUD S.K.Lerik Kota Kupang

Bernadeta Gewa, PO5303201220765 (2026) Asuhan keperawatan di Ny.A.W dengan masalah penurunan curah jantung akibat hipertensi di Ruang Garuda RSUD S.K.Lerik Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER Bunga .pdf

Download (665kB)
[img] Text
BAB I Bunga pdf.pdf

Download (137kB)
[img] Text
BAB II Bunga.pdf

Download (373kB)
[img] Text
BAB III Bunga pdf.pdf

Download (573kB)
[img] Text
BAB IV Bunga pdf.pdf

Download (13kB)
[img] Text
Daftar Pustaka Bunga .pdf

Download (2MB)

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang dapat memengaruhi fungsi organ tubuh, terutama jantung. Hipertensi dengan masalah penurunan curah jantung dapat mengganggu kerja sistolik ventrikel kiri yang memiliki risiko gagal jantung. Tujuan: Mengetahui asuhan keperawatan untuk Ny. A.W yang memiliki masalah penurunan curah jantung dan hipertensi. Metode: Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus menggunakan perspektif proses keperawatan, yang mencakup investigasi, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan analisis. Fokus penelitian adalah pasien perempuan usia 61 tahun dengan keluhan tentang ketidaknyamanan di dada dan jantung berdebar terutama pada malam hari. Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian, ditemukan masalah keperawatan Data subjektif menunjukkan korelasi antara penurunan curah jantung dan perubahan irama jantung meliputi pasien mengeluh lemas, mudah lelah saat beraktivitas, sesak napas, dan jantung berputar. Data tidak bias menunjukkan tekanan darah menurun, nadi cepat dan tidak teratur, frekuensi napas meningkat, pengisian kapiler memanjang, akral dingin dan pucat, produksi urine menurun, saturasi oksigen menurun, serta hasil EKG menunjukkan gangguan irama jantung. Intervensi keperawatan difokuskan pada perawatan jantung yang meliputi, observasi tanda-tanda vital, pemantauan irama jantung, mempertahankan posisi semi-Fowler, serta kolaborasi pemberian terapi medis. Implementasi dilakukan selama tiga hari sesuai rencana keperawatan. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang ditunjukkan oleh tekanan darah lebih stabil, frekuensi nadi lebih teratur, frekuensi napas normal, keluhan sesak dan lemas berkurang, perfusi perifer membaik, produksi urine adekuat, serta pasien tampak lebih nyaman dan mampu melakukan aktivitas ringan. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang diberikan selama tiga hari, mengurangi curah jantung pada pasien hipertensi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perbaikan tanda-tanda vital, perfusi jaringan, dan kondisi umum pasien. Saran: Perawat diharapkan memantau kondisi hemodinamik secara rutin pada individu yang menderita hipertensi dan memiliki penurunan curah jantung, termasuk tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi napas, dan irama jantung. Perawat juga perlu mengobservasi tanda-tanda penurunan perfusi, mempertahankan posisi semi-fowler, memberikan edukasi mengenai kepatuhan pengobatan dan pembatasan aktivitas, serta meningkatkan kolaborasi dengan tim medis untuk terapi dan evaluasi kondisi pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Penurunan Curah Jantung, Gagal Jantung
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Bernadeta Gewa
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:45
Last Modified: 12 Jun 2026 05:30
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10206

Actions (login required)

View Item View Item