Maria Consilla Marsya, PO5303330230186 (2026) Studi Kondisi Fisik Rumah Penderita Tuberkulosis (TB) Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Penkase Oeleta. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
cover baru.pdf Download (607kB) |
|
|
Text
BAB II Baru.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
bab 3.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) | Request a copy |
|
|
Text
bab 5.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (125kB) |
|
|
Text
PDF DAPUS REPOSITROY.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
lampiran.pdf Download (930kB) |
Abstract
Rumah sehat adalah hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung secara fisik, tetapi juga mendukung kesehata jasmani, mental, dan sosial penghuni secara menyeluruh. Kondisi fisik rumah merupakan salah satu faktor lingkungan yang berperan penting dalam terjadinya penularan penyakit Tuberkulosis (TB) Paru. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi fisik rumah penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Penkase Oeleta Kota Kupang Tahun 2026. Jenis penelitian deskriptif. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini seperti kondisi ventilasi rumah, suhu dan kelembapan rumah, pencahayaan alami rumah, lantai rumah, dinding rumah, serta kepadatan hunian dalam rumah. Populasi dan sampel adalah rumah penderita TB Paru yang masih aktif berobat berdasarkan data Puskesmas Penkase Oeleta Tahun 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran langsung terhadap rumah penderita TB Paru. Data diolah dan disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel untuk memberikan gambaran kondisi rumah penderita TB Paru. Hasil penelitian menunjukan Lantai rumah dengan kondisi paling banyak memenuhi syarat sebanyak 100,0%, dinding dengan kondisi memenuhi syarat sebanyak 83%, ventilasi dengan kondisi memenuhi syarat sebanyak 91,7%, suhu dalam rumah dengan kondisi paling banyak tidak memenuhi syarat sebanyak 75,0%, kelembapan dengan kondisi paling banyak tidak memenuhi syarat sebanyak 66,7%%, pencahayaan alami dalam rumah dengan kondisi tidak memenuhi syarat sebanyak 58,3%,serta kepadataan hunian dengan kondisi memenuhi syarat sebanyak 66,7%. Saran Masyarakat diharapkan rutin membuka jendela dan pintu agar sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik, dan memanfaatkan pencahayaan alami. Pihak puskesmas juga diharapkan terus meningkatkan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat khususnya terkait penyakit TB Paru dan kaitannya dengan kondisi lingkungan rumah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kondisi fisik rumah, Tuberkulosis (TB) Paru |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LC Special aspects of education R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Maria Consilla Marsya |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:49 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:49 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10357 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric