Gambaran kondisi fisik bangunan sumur gali di desa mata air wilayah kerja puskesmas tarus tahun 2026

Goriston Fia, PO5303330230179 (2026) Gambaran kondisi fisik bangunan sumur gali di desa mata air wilayah kerja puskesmas tarus tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER DEPAN.pdf

Download (568kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (138kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (180kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (175kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (181kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (123kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA_ Goriston Fia.pdf

Download (186kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kualitas fisik bangunan sumur gali memiliki keterkaitan yang signifikan dengan kejadian penyakit berbasis air (waterborne diseases), khususnya diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik bangunan sumur gali di Desa Mata Air, Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, dalam wilayah kerja Puskesmas Tarus. Jenis penelitian deskriptif. Variabel penelitian mengidentifikasi konstruksi sumur gali, menilai kelayakan kondisi fisik bangunan sumur gali, dan mengklasifikasi risiko tingkat pencemaran .Data diambil melalui observasi dan wawancara.Data analisis dalam bentuk tabel distribusi dan narasi. Kondisi fisik dan tingkat risiko pencemaran 74 sumur gali di Desa Mata Air, Wilayah Kerja Puskesmas Tarus, pada tahun 2026. Dari 74 sumur gali yang diperiksa, 100% atau 74 sumur gali semuanya dalam kondisi konstruksi yang tidak baik. Evaluasi enam komponen fisik (cincin, bibir, lantai, SPAL, penutup, pagar pelindung) menunjukkan bahwa mayoritas belum memenuhi syarat—proporsi yang memenuhi syarat pada tiap komponen kurang dari 60%. Sebanyak 51% sumur berjarak ≤10 meter dari sumber pencemar, 45% tidak memiliki SPAL, 35% tidak memiliki penutup, dan 45% bibir sumur kurang dari 80 cm. Klasifikasi risiko pencemaran menunjukkan 27% sumur berisiko tinggi, 72% berisiko sedang, dan 1% berisiko rendah Pemeriksaan 74 sumur gali di Desa Mata Air menunjukkan mayoritas konstruksi buruk (0 baik, 74 tidak baik) dan 6 komponen fisik utama belum memenuhi standar (<60%), sehingga 20 sumur berisiko tinggi, 53 berisiko sedang, dan 1 berisiko rendah. Di sarankan perbaikan segera komponen fisik dan pembersihan area sumur, serta pengawasan dan edukasi oleh aparat desa bersama puskesmas dan dinas terkait

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sumur Gali,Kontruksi ,Komdisi Fisik,Tingkat Resiko
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Goriston Fia
Date Deposited: 22 Jul 2026 06:51
Last Modified: 22 Jul 2026 06:51
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10581

Actions (login required)

View Item View Item