Angelo Dofryn Gaspersz, PO5303332230577 (2026) Formulasi Dan Evaluasi Fisik Gel Rambut Ekstrak Etanol 96% Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER angelo.pdf Download (643kB) |
|
|
Text
BAB I Angelo-1.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
BAB II Angelo.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
BAB III Angelo-1.pdf Download (336kB) |
|
|
Text
BAB IV angelo.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V angelo.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA Angelo (1).pdf Download (295kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_Aangelo.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar belakang: Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai gangguan pada rambut dan kulit kepala, termasuk ketombe. Gel rambut merupakan salah satu sediaan yang nyaman dan mudah diaplikasikan untuk perawatan rambut. Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) berpotensi digunakan sebagai bahan aktif gel rambut karena ekstrak etanol 96% daun pandan wangi telah terbukti memiliki aktivitas antijamur terhadap jamur penyebab ketombe. Tujuan: Menformulasikan, mengevaluasi fisik sediaan, dan menentukan formula terbaik sediaan gel rambut ekstrak etanol daun pandan wangi. Metode: Daun pandan wangi diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh diformulasikan ke dalam sediaan gel rambut dengan konsentrasi ekstrak 5% (F1) dan 10% (F2). Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Hasil: Ekstrak etanol daun pandan wangi menghasilkan rendemen sebesar 19,764% dan memenuhi persyaratan Farmakope Herbal Indonesia. Uji bebas etanol menunjukkan hasil negatif ester yang menandakan tidak adanya residu etanol dalam ekstrak. Seluruh formula menghasilkan gel berbentuk semi padat, homogen, dan beraroma khas pandan. Formula dengan konsentrasi ekstrak 10% menghasilkan warna hijau dan aroma yang lebih pekat dibandingkan formula 5%. Nilai pH berada pada rentang 5–6, daya sebar 5,17–5,99 cm, serta viskositas 4.590,0–10.636 cP, yang seluruhnya memenuhi persyaratan sediaan gel. Kesimpulan: Ekstrak etanol 96% daun pandan wangi dapat diformulasikan menjadi sediaan gel rambut yang memenuhi seluruh parameter evaluasi mutu fisik, dimana Formula 1 (5%) sebagai formula yang paling optimal berdasarkan karakteristik fisiknya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun pandan wangi, Gel rambut, Pandanus amaryllifolius Roxb., Evaluasi fisik, Formulasi. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > Farmasi Jurusan Farmasi > Farmasi Farmasi |
| Depositing User: | Angelo Dofryn Gaspersz |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:10 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:10 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10882 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric