Selvince Umbu Pati, PO5303333231108 (2026) Gambaran Kadar Kreatinin Serum Pada Penderita Tuberkulosis (TB) Paru Yang Mengonsumsi OAT Di Puskesmas Oesapa. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER ince.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB I ince.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II ince.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III ince.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV ince.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V ince.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Dapus selvince.pdf Download (331kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN ince.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TB menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dalam jangka waktu yang lama berpotensi menimbulkan efek samping terhadap fungsi ginjal. Salah satu parameter yang digunakan untuk menilai fungsi ginjal adalah kadar kreatinin serum. Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin serum pada penderita tuberkulosis yang mengonsumsi OAT di Puskesmas Oesapa. Metode Penelitian : ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 28 penderita tuberkulosis yang sedang mengonsumsi OAT. Pemeriksaan kadar kreatinin serum dilakukan menggunakan alat Biosystem BT 15i dengan metode Jaffe Reaction. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa dari 28 responden, sebanyak 17 responden (61%) memiliki kadar kreatinin serum normal dan 11 responden (39%) memiliki kadar kreatinin serum rendah. Tidak ditemukan responden dengan kadar kreatinin serum meningkat. Berdasarkan karakteristik responden, mayoritas berjenis kelamin perempuan (64%), berusia 17–25 tahun (32%), menjalani pengobatan selama 0–2 bulan (54%), dan memiliki riwayat tempat terinfeksi di rumah (50%). Kesimpulan : penelitian ini adalah sebagian besar penderita tuberkulosis yang mengonsumsi OAT di Puskesmas Oesapa memiliki kadar kreatinin serum dalam kategori normal dan tidak ditemukan peningkatan kadar kreatinin serum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis, Kreatinin Serum, Obat Anti Tuberkulosis. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Analis Kesehatan Analis Kesehatan |
| Depositing User: | Selvince Umbu Pati |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:18 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:21 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric