Christina Yuliani Elisabeth Nggeu, PO5303333231077 (2026) Gambaran Kadar Kolinesterase pada Petani Pengguna Pestisida di Dusun 3 RT 10/ RW 05 Desa Oebelo. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Cover Christina 12.pdf Download (452kB) |
|
|
Text
Bab I Christina.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab II Christina.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab III Christina .pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV Christina.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab V Christina.pdf Restricted to Registered users only Download (117kB) | Request a copy |
|
|
Text
Dapus Christina 12.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
Lampiran Christina.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Pestisida, terutama yang termasuk dalam golongan organofosfat dan karbamat, dapat memengaruhi aktivitas enzim kolinesterase apabila terjadi paparan dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan pada petani. Pemeriksaan kadar kolinesterase dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk mengetahui dampak paparan pestisida. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kolinesterase pada petani pengguna pestisida di Dusun 3 RT 10/RW 05 Desa Oebelo berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, masa kerja, lama penyemprotan, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan variabel tunggal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–April 2026 di Dusun 3 RT 10/RW 05 Desa Oebelo dan pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium ASA Kota Kupang. Sampel penelitian berjumlah 30 petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pemeriksaan kadar kolinesterase dilakukan menggunakan metode enzimatik dengan alat Photometer Glory, kemudian hasil dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 27 responden (90%) memiliki kadar kolinesterase normal dan 3 responden (10%) memiliki kadar kolinesterase rendah. Kadar kolinesterase rendah hanya ditemukan pada responden laki-laki (10%), kelompok usia 21–35 tahun sebanyak 1 responden (3%) dan usia 51–66 tahun sebanyak 2 responden (7%), masa kerja >5 tahun sebanyak 3 responden (10%), lama penyemprotan >3 jam sebanyak 2 responden (7%), serta penggunaan APD tidak lengkap sebanyak 3 responden (10%). Kesimpulan: sebagian besar petani pengguna pestisida di Dusun 3 RT 10/RW 05 Desa Oebelo memiliki kadar kolinesterase dalam kategori normal. Meskipun demikian, masih ditemukan sebagian kecil petani dengan kadar kolinesterase rendah sebanyak 3 orang terutama pada petani laki-laki, usia 51–66 tahun, masa kerja >5 tahun, lama penyemprotan >3 jam, dan penggunaan APD yang tidak lengkap. Oleh karena itu, penggunaan APD secara lengkap dan praktik penggunaan pestisida yang aman perlu terus ditingkatkan untuk mengurangi risiko paparan pestisida.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kadar kolinesterase, Pestisida, Petani, Organofosfat, APD |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Jurusan Analis Kesehatan > Analis Kesehatan Analis Kesehatan Analis Kesehatan |
| Depositing User: | Christina Yuliani Elisabeth Nggeu |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 06:42 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric