Maria Alexandra Zifona, PO5303241231252 (2026) Asuhan Gizi Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rsud Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
cover (1).pdf Download (946kB) |
|
|
Text
BAB 1 ZIFONA.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
BAB II ZIFONA.pdf Download (483kB) |
|
|
Text
BAB III ZIFONA BARU.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
BAB IV ZIFONA BARU.pdf Restricted to Registered users only Download (909kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V ZIFONA BARU.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA ZIFONA BARU 1.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN ZIFONA.pdf Download (9MB) |
Abstract
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023, prevalensi penyakit ginjal kronis di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencapai 0,28%, dengan prevalensi tertinggi berada di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 0,47% dan Kota Kupang sebesar 0,35%. Data rekam medis RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang menunjukkan terdapat 213 pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis selama periode Oktober sampai Desember 2025. Pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis berisiko mengalami berbagai masalah gizi, seperti penurunan asupan energi dan protein, anemia, serta gangguan keseimbangan zat gizi akibat menurunnya nafsu makan, mual, muntah, dan kehilangan protein selama proses hemodialisis. Oleh karena itu, diperlukan penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) untuk memperbaiki status gizi dan mendukung keberhasilan terapi pasien. Tujuan penelitian: Melakukan proses asuhan gizi pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2026 di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan lima pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima pasien yang diteliti terdapat satu pasien dengan status gizi normal, satu pasien overweight, satu pasien underweight, dan dua pasien obesitas. Sebagian besar pasien mengalami kadar hemoglobin rendah serta peningkatan kadar ureum dan kreatinin. Pemeriksaan klinis menunjukkan sebagian besar pasien mengalami hipertensi. Sebelum masuk rumah sakit, sebagian besar asupan energi, protein, dan lemak pasien berada pada kategori defisit. Intervensi yang diberikan berupa terapi diet dialisis rendah natrium yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, disertai edukasi gizi. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat pada seluruh pasien, dengan sebagian besar asupan telah mencapai ≥80% dari kebutuhan sehingga masuk dalam kategori defisit ringan hingga adekuat. Kesimpulan: Penerapan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis menunjukkan adanya perbaikan asupan zat gizi selama masa perawatan. Meskipun parameter biokimia belum seluruhnya mengalami perbaikan karena keterbatasan waktu pemantauan, intervensi gizi yang diberikan mampu meningkatkan kecukupan asupan serta mendukung perbaikan kondisi klinis pasien.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | asuhan gizi terstandar, penyakit ginjal kronis, hemodialisis |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Jurusan Gizi Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Maria Alexandra Zifona |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 03:30 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 03:30 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11565 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric