Lidwina Ceme, PO5303332230681 (2026) Uji stabilitas fisik sediaan clay mask ekstrak etanol daun pepaya (carica papaya l.) Dengan metode cycling test. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
1_Cover-Abstrak.pdf Download (798kB) |
|
|
Text
2_Bab_1.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
3_Bab_2.pdf Download (384kB) |
|
|
Text
4_Bab_3.pdf Download (507kB) |
|
|
Text
5_Bab_4.pdf Restricted to Registered users only Download (487kB) | Request a copy |
|
|
Text
6_Bab_5.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
DAPUS LIDWINA.pdf Download (161kB) |
|
|
Text
8_Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Kulit wajah rentan mengalami berbagai permasalahan, salah satunya jerawat akibat paparan lingkungan dan produksi minyak berlebih. Daun Pepaya mengandung senyawa alkaloid dan flavonoid yang berpotensi sebagai antibakteri dan antijerawat. Penelitian ini memanfaatkan ekstrak daun Pepaya dalam sediaan clay mask dengan bentonit dan kaolin sebagai adsorben. Stabilitas fisik sediaan diuji menggunakan metode cycling test untuk mengetahui kestabilan sediaan terhadap perubahan suhu. Tujuan: Mengetahui stabilitas fisik sediaan clay mask dari ekstrak daun Pepaya setelah dilakukan uji cycling test untuk memastikan keamanan dan efektivitas produk yang akan digunakan. Metode Penelitian: Ekstrak daun Pepaya diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang telah diperoleh kemudian diformulasikan kedalam bentuk sediaan masker dengan variasi konsentrasi ekstrak yang berbeda yaitu 5% ,10% yang selanjutnya dievaluasi dan di uji stabiliasnya pada suhu 40 °C, 4 °C selama 6 siklus berupa uji organoleptis, uji homogen, uji pH, uji daya sebar, waktu kering. Hasil: Hasil rendemen ekstrak dan rendemen sebanyak 26,66%. Hasil pengujian stabilitas masker diperoleh hasil uji organoleptis selama 6 siklus pengujian menunjukkan bahwa masker ekstrak etanol daun Pepaya (carica Pepaya L) semi padat, berwarna hijau, berbau khas daun Pepaya, uji homogen dari masing-masing formula selama 6 siklus yaitu homogen, uji pH dengan rata-rata selama 6 siklus pada formula 1 (5,58), formula 2 (5,48), rata-rata uji daya sebar pada formula 1 yaitu 5,74 cm, formula 2 yaitu 5,10 cm, dan uji waktu kering memiliki rata-rata 20:24 menit pada formula 1 dan 21:32 menit pada formula 2. Simpulan: Berdasarkan hasil dari 5 pengujian stabilitas tersebut uji organoleptis, uji homegen, uji pH, uji daya sebar, uji waktu kering memenuhi syarat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Uji Stabilitas, Claymask, Ekstrak, Daun Pepaya, Cyclingtest |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > Farmasi Jurusan Farmasi > Farmasi Farmasi |
| Depositing User: | mrs lidwina ceme |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 08:41 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 08:41 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric