Kejadian Soil Transmitted Helninths Pada Anak Sekolah Dasar Inpres Nulle Desa Tublopo Kecamatan Amanuban Barat Kabuparen Timur Tengah Selatan

Vladimir Purma Nino Laku Leto, PO5303333231021 (2026) Kejadian Soil Transmitted Helninths Pada Anak Sekolah Dasar Inpres Nulle Desa Tublopo Kecamatan Amanuban Barat Kabuparen Timur Tengah Selatan. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Kupang.

[img] Text
BAB I_Repository_Vladimir Leto.pdf

Download (235kB)
[img] Text
BAB II_Repository_Vladimir Leto.pdf

Download (598kB)
[img] Text
BAB III_Repository_Vladimir Leto.pdf

Download (510kB)
[img] Text
BAB IV_Repository_Vladimir Leto.pdf

Download (273kB)
[img] Text
BAB V_Repository_Vladimir Leto.pdf

Download (175kB)
[img] Text
Cover_Repository_Vladimir Leto TERBARU.pdf

Download (740kB)
[img] Text
LAMPIRAN_VLADIMIR TERBARU.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA_Repository_Vladimir Leto oke.pdf

Download (109kB)

Abstract

Latar Belakang: Soil Transmitted Helminths (STH) merupakan kelompok cacing yang penularannya berkaitan dengan tanah yang terkontaminasi telur atau larva cacing dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan pada anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi infeksi STH, gambaran keluhan, serta intensitas infeksi berdasarkan jumlah telur cacing per gram tinja pada siswa Sekolah Dasar Inpres Nulle. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilaksanakan pada bulan Maret–April 2026 di SD Inpres Nulle, Desa Tublopo, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampel penelitian sebanyak 114 siswa kelas I–VI yang dipilih dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pemeriksaan feses dilakukan menggunakan metode Kato-Katz untuk mengidentifikasi telur Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan Hookworm. Data keluhan diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Dari 114 sampel feses yang diperiksa, ditemukan 1 sampel positif Hookworm dengan prevalensi sebesar 0,9%, sedangkan Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura tidak ditemukan. Kepadatan telur pada sampel positif sebesar 24 EPG dan termasuk dalam kategori infeksi ringan. Keluhan yang paling banyak dialami siswa adalah sakit perut sebanyak 53 anak (46,49%), diikuti lemas/lesu/kelelahan berlebihan sebanyak 44 anak (36,60%) dan penurunan nafsu makan sebanyak 34 anak (29,82%). Kesimpulan: Prevalensi infeksi STH pada siswa SD Inpres Nulle tergolong sangat rendah, yaitu 0,9%, dengan jenis infeksi yang ditemukan adalah Hookworm dan intensitas infeksi termasuk kategori ringan dengan kepadatan 24 EPG. Meskipun prevalensi infeksi rendah, berbagai keluhan masih ditemukan pada siswa sehingga upaya pencegahan dan pemeliharaan kebersihan diri serta lingkungan perlu terus ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Soil Transmitted Helminths, prevalensi, intensitas infeksi, Kato-Katz, anak sekolah dasar.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Vladimir Purma Nino Laku Leto
Date Deposited: 07 Sep 2026 01:00
Last Modified: 07 Sep 2026 01:00
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11636

Actions (login required)

View Item View Item