Margareta Yolin Moi, PO5303333231142 (2026) Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Petani Sayur Pengguna Pestisida Di Rt 014/Rw 006 Kelurahan Tarus. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER MARGARETA.pdf Download (658kB) |
|
|
Text
BAB I MARGARETA.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
BAB II MARGARETA.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
BAB III MARGARETA.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
BAB IV MARGARETA.pdf Download (326kB) |
|
|
Text
BAB V MARGARETA.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA MARGARETA.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN MARGARETA.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Paparan pestisida secara terus-menerus dapat berdampak terhadap kesehatan petani, termasuk sistem hematopoietik dan kadar hemoglobin. Petani sayur berisiko terpapar pestisida melalui kulit, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan, terutama apabila tidak menerapkan keselamatan kerja dan menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Tujuan: Mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada petani sayur pengguna pestisida di RT 014/RW 006 Kelurahan Tarus berdasarkan usia, jenis kelamin, lama kerja, frekuensi penyemprotan, penggunaan APD, frekuensi merokok, dan kebiasaan makan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 35 petani sayur pengguna pestisida yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Kadar hemoglobin diperiksa menggunakan Hematology Analyzer, sedangkan karakteristik responden diperoleh melalui wawancara dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil: Dari 35 responden, 27 (77,1%) memiliki kadar hemoglobin normal dan 8 (22,9%) memiliki kadar hemoglobin rendah. Kadar hemoglobin rendah paling banyak ditemukan pada kelompok pra-lansia, yaitu 7 responden (20,0%). Seluruh laki-laki memiliki kadar hemoglobin normal, sedangkan pada perempuan terdapat 13 (37,1%) normal dan 8 (22,9%) rendah. Mayoritas responden bekerja lebih dari 10 tahun sebanyak 21 orang (60,0%) dan melakukan penyemprotan pestisida satu kali seminggu sebanyak 32 orang (91,4%). Seluruh responden menggunakan APD secara tidak lengkap (100%). Sebanyak 26 responden (74,3%) tidak merokok, seluruh responden mengonsumsi sayuran setiap hari dan seluruhnya jarang mengonsumsi daging. Kesimpulan: Sebagian besar petani sayur pengguna pestisida memiliki kadar hemoglobin normal. Namun, masih ditemukan kadar hemoglobin rendah sehingga penggunaan APD lengkap, penerapan prosedur penggunaan pestisida yang aman, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan pemeriksaan kesehatan berkala perlu ditingkatkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hemoglobin, Pestisida, Petani Sayur |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | mrs yolin moi |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 05:17 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 05:17 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11667 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric