Peran Penggunaan Tes Cepat Molekuler Dalam Mendeteksi Kasus Tb Paru: Menyelidiki Efektivitas Tes Cepat Molekuler (Tcm) Dalam Mendiagnosis Tb Paru Di Puskesmas Kualin

Umbu Neka Tagu Koda, PO5303333231112 (2026) Peran Penggunaan Tes Cepat Molekuler Dalam Mendeteksi Kasus Tb Paru: Menyelidiki Efektivitas Tes Cepat Molekuler (Tcm) Dalam Mendiagnosis Tb Paru Di Puskesmas Kualin. Diploma thesis, DIII Teknologi Laboratorium Medis.

[img] Text
COVER-DAFTAR LAMPIRAN fix.pdf

Download (849kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (308kB)
[img] Text
BAB II .pdf

Download (552kB)
[img] Text
BAB III .pdf

Download (319kB)
[img] Text
BAB IV .pdf

Download (453kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (192kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA fix.pdf

Download (316kB)
[img] Text
LAMPIRAN fix.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan dan deteksi secara cepat dan tepat. Tes Cepat Molekuler (TCM) atau GeneXpert merupakan salah satu pemeriksaan yang dapat membantu mendeteksi Mycobacterium tuberculosis serta mengetahui kemungkinan resistensi terhadap rifampisin dalam waktu yang relatif singkat. Puskesmas Kualin merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang telah memiliki alat TCM. Namun, ketersediaan alat belum tentu menunjukkan bahwa pemanfaatannya telah berjalan secara optimal karena masih dapat dipengaruhi oleh kesiapan petugas, ketersediaan bahan pemeriksaan, sarana prasarana, kondisi listrik, kualitas sampel, dan proses pelayanan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan TCM dalam mendukung deteksi kasus TB paru di Puskesmas Kualin. Tujuan: Mengetahui gambaran pemanfaatan Tes Cepat Molekuler (TCM) dalam mendukung deteksi kasus TB paru di Puskesmas Kualin. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kualin pada Februari–Maret 2026. Informan dipilih secara purposive sampling, meliputi pasien TB atau terduga TB, petugas laboratorium, dan petugas program TB. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TCM di Puskesmas Kualin berjalan dengan baik dan membantu mempercepat diagnosis TB. Pemeriksaan menggunakan TCM dapat menghasilkan hasil sekitar 1–3 jam, didukung oleh petugas yang terlatih dan sarana yang memadai. Kendala yang ditemukan meliputi kualitas sampel, ketidakstabilan listrik, suhu ruangan, ketersediaan cartridge, dan gangguan alat. Dari 14 responden, seluruhnya memperoleh penjelasan prosedur pemeriksaan dengan jelas, 86% melakukan pengambilan sampel secara mandiri, dan 71% menyatakan sangat puas terhadap pelayanan TCM. Kesimpulan: Pemanfaatan TCM di Puskesmas Kualin telah berjalan dengan baik dan membantu mempercepat deteksi TB paru. Meskipun masih terdapat kendala pada kualitas sampel, listrik, dan sarana pendukung, secara umum pelayanan TCM mendapat penilaian positif dari pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tes Cepat Molekuler (TCM), Tuberkulosis (TB) paru, Deteksi TB, GeneXpert.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Teknologi Laboratorium Medik
Depositing User: Umbu Neka Tagu koda
Date Deposited: 10 Sep 2026 02:53
Last Modified: 10 Sep 2026 02:53
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/11861

Actions (login required)

View Item View Item