PENERAPAN LATIHAN YOGA UNTUK PERBAIKAN POLA NAPAS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAINGAPU

PO5303203230937, Fransiskus Dominikus Sendiri (2026) PENERAPAN LATIHAN YOGA UNTUK PERBAIKAN POLA NAPAS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAINGAPU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (949kB)
[img] Text
BAB 1_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (267kB)
[img] Text
BAB 2_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (462kB)
[img] Text
BAB 3_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (274kB)
[img] Text
BAB 4_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (243kB)
[img] Text
BAB 5_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (128kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (145kB)
[img] Text
LAMPIRAN_FRANSISKUS SENDIRI.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Kementerian Kesehatan RI Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang Program Studi DIII Keperawatan Waingapu Karya Tulis Ilmiah, Waingapu, 29 april 2026 FRANSISKUS DOMINIKUS SENDIRI “PENERAPAN LATIHAN YOGA UNTUK PERBAIKAN POLA NAPAS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAINGAPU” l+84 halaman, 3 tabel, 1 gambar, 19 lampiran Latar belakang: Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. bakteri ini menyerang terutama organ paru-paru, menyebabkan kerusakan jaringan dan gangguan fungsi pernapasan. penularan tuberkulosis paru terjadi melalui droplet atau percikan kecil yang dikeluarkan saat penderita tuberkulosis paru aktif batuk, bersin, berbicara, atau bahkan bernyanyi. droplet yang mengandung bakteri ini dapat terhirup oleh orang lain dan menyebabkan infeksi. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan 2 Pasien TB paru yang sudah selesai menjalani pengobatan TB selama 6 bulan. Instrumen yang digunakan yaitu Format Asuhan Keperawatan medikal bedah, SOP latihan gerakan yoga asana pranayama dan video edukasi tentang latihan gerakan yoga asana pranayama dengan menggunakan teknik analisa WOD dan pemeriksaan fisik (Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi). Hasil: Setelah dilakukan implementasi keperawatan terhadap kedua pasien selama 5 kali latihan dalam waktu yang berbeda-beda, didapatkan pola pernapasan pasien lebih teratur dan terasa lebih nyaman. Kesimpulan: latihan yoga pranayama dapat membantu memperbaiki pola napas dan mendukung kesiapan peningkatan manajemen kesehatan pada pasien tuberkulosis paru. Intervensi ini mudah dilakukan, aman, dan dapat digunakan sebagai terapi pendukung dalam asuhan keperawatan di wilayah kerja puskesmas waingapu.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis paru, yoga pranayama, kesiapan peningkatan manajemen kesehatan, pola napas tidak efektif, fungsi paru
Subjects: R Medicine > RD Surgery
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Prodi Keperawatan Waingapu
Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu
Jurusan Keperawatan > Prodi Keperawatan Waingapu
Depositing User: Ms FRANSISKUS DOMINIKUS SENDIRI
Date Deposited: 18 Sep 2026 01:41
Last Modified: 18 Sep 2026 01:41
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12093

Actions (login required)

View Item View Item