Melly Stifani Papa, PO5303241231270 (2026) Pemanfaatan Tepung Kacang Merah Dan Tepung Kacang Hijau Dalam Pembuatan Mochi Untuk Pencegahan Kurang Energi Protein (Kep) Pada Balita. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER MELI.pdf Download (387kB) |
|
|
Text
BAB 1 MELI.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
BAB 2 MELI.pdf Download (323kB) |
|
|
Text
BAB 3 MELI.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
BAB IV MELI.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
BAB V MELI.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA MELI.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN MELI.pdf Download (480kB) |
Abstract
Kurang Energi Protein (KEP) merupakan salah satu masalah gizi pada balita yang dapat disebabkan oleh rendahnya asupan energi dan protein. Pemanfaatan pangan lokal, seperti kacang merah dan kacang hijau, dapat menjadi alternatif dalam pengembangan makanan tambahan bergizi untuk membantu mencegah KEP pada balita. Tujuan: Mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang merah dan tepung kacang hijau terhadap daya terima serta kandungan gizi mochi sebagai alternatif makanan selingan untuk membantu pencegahan KEP pada balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan, yaitu P0 sebagai kontrol, P1 dengan penambahan tepung kacang merah 2% dan tepung kacang hijau 20%, P2 dengan penambahan tepung kacang merah 5% dan tepung kacang hijau 30%, serta P3 dengan penambahan tepung kacang merah 8% dan tepung kacang hijau 40%. Uji organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa yang dilakukan oleh 30 panelis. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney, sedangkan perhitungan kandungan gizi menggunakan TKPI 2020. Hasil: Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap mochi berkisar antara 3,0–4,1, termasuk kategori agak suka sampai suka. Perlakuan P3 memiliki kandungan gizi tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya, dengan energi 1.085,40 kkal, protein 32,08 g, lemak 53,20 g, karbohidrat 128,13 g, zat besi 10,65 mg, dan vitamin C 11 mg per resep. Berdasarkan hasil penelitian, P3 direkomendasikan sebagai perlakuan terbaik dari segi peningkatan kandungan gizi. Kesimpulan: Penambahan tepung kacang merah dan tepung kacang hijau dapat meningkatkan kandungan gizi mochi. Produk mochi berbasis pangan lokal ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif makanan selingan bergizi untuk membantu pencegahan KEP pada balita.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kacang merah, kacang hijau, mochi, KEP, balita, organoleptik |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) T Technology > TX Home economics |
| Divisions: | Jurusan Gizi Jurusan Gizi |
| Depositing User: | Melly Stifani Papa |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 04:22 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12102 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric