Profil Penggunaan Obat Antidiabetes Melitus Tipe 2 Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oesapa

Purnawati H. Abdullah, PO5303332230665 (2026) Profil Penggunaan Obat Antidiabetes Melitus Tipe 2 Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oesapa. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Kupang.

[img] Text
Bagian awal KTI Purna.pdf

Download (545kB)
[img] Text
BAB 1 Purna.pdf

Download (209kB)
[img] Text
BAB 2 Purna.pdf

Download (260kB)
[img] Text
BAB 3 Purna.pdf

Download (224kB)
[img] Text
BAB 4 Purna.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5 Purna.pdf

Download (178kB)
[img] Text
Daftar Pustaka Purna.pdf

Download (213kB)
[img] Text
Lampiran KTI Purna.pdf

Download (1MB)

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) termasuk penyakit kronis yang membutuhkan penanganan dalam jangka panjang melalui penerapan terapi nonfarmakologis maupun farmakologis. Penggunaan obat antidiabetes perlu dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan pemilihan terapi yang sesuai untuk mendukung tercapainya kontrol kadar glukosa darah serta mengurangi risiko terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan obat antidiabetes pada pasien DMT2 yang menjalani pelayanan rawat jalan di Puskesmas Oesapa berdasarkan golongan, jenis, dan dosis obat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui pengumpulan data dari resep pasien rawat jalan pada periode Januari hingga April 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling, sehingga diperoleh 60 resep yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien menunjukkan bahwa jumlah pasien perempuan lebih tinggi, yaitu sebanyak 38 pasien (63,3%), sedangkan pasien laki-laki berjumlah 22 pasien (36,7%). Berdasarkan kelompok umur, pasien terbanyak berada pada rentang usia 46–55 tahun, yaitu sebanyak 18 pasien (30,0%). Ditinjau dari golongan obat, Biguanid menjadi golongan antidiabetes yang paling banyak digunakan dengan jumlah 39 pasien (65,0%), sedangkan Sulfonilurea digunakan oleh 21 pasien (35,0%). Jenis obat yang paling dominan digunakan adalah Metformin sebanyak 39 pasien (65,0%), kemudian Glimepiride sebanyak 21 pasien (35,0%). Dari aspek dosis, Metformin 500 mg merupakan dosis yang paling sering diberikan, yaitu sebanyak 39 pasien (65,0%), sedangkan Glimepiride diberikan dalam dosis 1 mg pada 18 pasien (30,0%) dan dosis 2 mg pada 3 pasien (5,0%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat antidiabetes pada pasien DMT2 rawat jalan di Puskesmas Oesapa paling banyak berasal dari golongan Biguanid, dengan Metformin 500 mg sebagai obat dan dosis yang paling dominan digunakan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus Tipe 2, obat antidiabetes, Metformin, Glimepiride, Puskesmas Oesapa. Jumlah pustaka: 18 pustaka.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan Farmasi > Farmasi
Jurusan Farmasi > Farmasi
Farmasi
Depositing User: Purnawati H. Abdullah
Date Deposited: 21 Sep 2026 01:53
Last Modified: 21 Sep 2026 01:53
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12109

Actions (login required)

View Item View Item