Saktyawati Maria Magdalena Wadoe, PO5303141231288 (2026) Kajian Asupan Zat Gizi Makro, Riwayat Kesehatan Dan Kepatuhan Posyandu Pada Balita Berat Badan Kurang Di Wilaya Kerja Di Puskesmas Naioni Kota Kupang. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES KUPANG.
|
Text
cover len.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 len.pdf Download (313kB) |
|
|
Text
BAB II len.pdf Download (559kB) |
|
|
Text
BAB III len.pdf Download (439kB) |
|
|
Text
BAB IV len.pdf Download (323kB) |
|
|
Text
BAB V len.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA len.pdf Download (334kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN LEN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Malnutrisi, khususnya masalah berat badan kurang (underweight) pada balita, masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius. Berdasarkan data Puskesmas Naioni Kota Kupang per Januari 2026, prevalensi balita berat badan kurang mencapai 20,28%. Masalah gizi kurang ini dipengaruhi secara langsung oleh asupan makanan dan riwayat penyakit infeksi, serta secara tidak langsung oleh kepatuhan orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak di Posyandu. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi dan mengkaji asupan zat gizi makro (karbohidrat, lemak, dan protein), riwayat penyakit infeksi, serta kepatuhan ibu dalam kunjungan Posyandu pada balita berat badan kurang di wilayah kerja Puskesmas Naioni Kota Kupang. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 balita berat badan kurang berusia 12–59 bulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara kuesioner, food recall 24 jam, serta pengukuran antropometri, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden ibu balita (100%) memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi dalam menghadiri Posyandu dan mengikuti anjuran kesehatan. Pada riwayat kesehatan, mayoritas balita (85,3%) memiliki kondisi kesehatan baik, sementara 14,7% memiliki riwayat penyakit infeksi dalam 3 bulan terakhir. Namun, hampir seluruh balita mengalami defisit asupan zat gizi makro yang signifikan, yaitu defisit karbohidrat (98,7% defisit berat, 1,3% defisit ringan), defisit lemak (100% defisit berat), dan defisit protein (73,3% total defisit, dengan 46,7% di antaranya defisit berat). Kesimpulan: Kejadian underweight pada balita di Puskesmas Naioni tidak dipicu oleh penyakit infeksi maupun ketidakpatuhan ibu ke Posyandu, melainkan murni akibat rendahnya asupan zat gizi makro (terutama karbohidrat dan lemak) di tingkat rumah tangga. Defisit energi tersebut membakar cadangan nutrisi tubuh sehingga menghambat penambahan berat badan anak. Disarankan bagi Puskesmas untuk memberikan edukasi gizi praktis seperti demonstrasi memasak (cooking class) untuk meningkatkan pemenuhan kalori dan lemak lokal bagi balita.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asupan Gizi Makro, Balita, Berat Badan Kurang, Kepatuhan Posyandu, Riwayat Kesehatan. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan Gizi Jurusan Gizi |
| Depositing User: | SAKTYAWATI MARIA MAGDALENA WADOE |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 08:41 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 08:41 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/12125 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric