Friska Nabuasa, PO5303332221368 (2025) Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien TB Paru Di Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
Cover_Friska Nabuasa.pdf Download (420kB) |
|
|
Text
ABSTRAK_Friska Nabuasa.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
BAB I_Friska Nabuasa.pdf Download (225kB) |
|
|
Text
BAB II_Friska Nabuasa.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
BAB III_Friska Nabuasa.pdf Download (312kB) |
|
|
Text
BAB IV_Friska Nabuasa.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
BAB V_Friska Nabuasa.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_ Friska Nabuasa.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_Friska Nabuasa.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Penyakit infeksi TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menginfeksi paru dan organ lainnya. Mikrobakteri ini masuk ke tubuh melalui udara yang dihirup ke paru-paru dan menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui sistem peredaran darah, saluran nimfa, saluran pernapasan, atau penyebaran langsung. Tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat anti tuberkulosis secara teratur hingga tuntas menjadi kunci keberhasilan terapi TB paru. Tujuan : Mengukur Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antituberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Oesapa Kota Kupang berdasarkan jenis kelamin, umur, pekerjaan, tingkat pendidikan dan lama pengobatan. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 34 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Slovin. Hasil : Penelitian Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antituberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Oesapa Kota Kupang menunjukan tingkat kepatuhan tertinggi pada pasien perempuan (75%), pasien berusia > 65 tahun memiliki kepatuhan tertinggi (100%), berdasarkan jenis pekerjaan tingkat kepatuhan tertinggi terdapat pada pelajar/mahasiswa (75%), pada tingkat pendidikan kepatuhan tertinggi pada pasien dengan pendidikan sarjana (75%), dan pasien yang berada di pengobatan fase lanjutan memiliki tingkat kepatuhan tertinggi (54,5%). Kesimpulan : 18 responden memiliki kepatuhan tinggi (52,9%), 12 responden memiliki tingkat kepatuhan sedang (35,2%), dan 4 responden memiliki kepatuhan rendah (11,7%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepatuhan, Antituberkolosis, TB Paru |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Jurusan Farmasi Jurusan Farmasi |
| Depositing User: | Friska Nabuasa |
| Date Deposited: | 03 Sep 2025 04:12 |
| Last Modified: | 03 Sep 2025 04:12 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/7905 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric