Gambaran Kebiasaan Merokok Mahasiswa/I Program Studi D3 Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang

Gracia Cindy Tinenti, PO5303330230132 (2026) Gambaran Kebiasaan Merokok Mahasiswa/I Program Studi D3 Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.

[img] Text
COVER TA GEAA.pdf

Download (345kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (162kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (128kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (110kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (82kB)
[img] Text
DAPUS TA GEA.pdf

Download (203kB)
[img] Text
LAMPIRAN TA GEA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Perilaku merokok menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang sering ditemui dan terus berkembang termasuk di kalangan mahasiswa. Di Kota Kupang prevalensi perokok harian mencapai 12,37%, meskipun telah diberlakukan regulasi terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Mahasiswa Prodi DIII Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang dipilih sebagai subjek karena merupakan calon tenaga kesehatan lingkungan yang seharusnya menjadi agen perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan merokok pada mahasiswa/i Program Studi DIII Sanitasi Poltekkes Kemenkes Kupang yang mencakup gender, usia awal, biaya yang dikeluarkan, tanggapan keluarga/orang tua, faktor penyebab, tingkat pengetahuan, serta dampak yang dirasakan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Variabel yang diteliti mencakup gender, usia awal, biaya yang dikeluarkan, tanggapan keluarga/orang tua, faktor penyebab, tingkat pengetahuan serta dampak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa/i aktif Program Studi DIII Sanitasi sebanyak 374 mahasiswa/i dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan datanya melalui Google Form dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa tidak mengkonsumsi rokok yaitu sebesar (81%) sedangkan responden perokok sebanyak 19% didominasi oleh laki-laki (48,8%). Usia awal perokok paling dominan ketika dewasa (72,9%), dengan biaya merokok terbanyak per hari <10 ribu (60%). Tanggapan keluarga sebagian besar berupa teguran (62,9%) sementara respon orang tua tidak membiarkan (65,7%). Faktor utama penyebab rokok adalah pengaruh teman (32,9%), sebagian besar responden mengetahui dampak rokok (97,1%) namun, tetap mengkonsumsi rokok dengan keluhan paling banyak adalah batuk (72,9%) Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa kebiasaan merokok pada mahasiswa dipengaruhi oleh faktor lingkungan terutama pada teman sebaya dan kemudahan akses terhadap rokok termasuk pembelian secara eceran sehingga, mahasiswa lebih mudah memperoleh rokok. Disarankan kepada pemerintah untuk menetapkan regulasi larangan penjualan rokok secara eceran dan untuk institusi diharapkan untuk memperkuat penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk mendorong perilaku hidup sehat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kebiasaan Merokok, Mahasiswa Sanitasi, Perilaku Kesehatan, Kawasan Tanpa Rokok
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Gracia Cindy Tinenti
Date Deposited: 29 May 2026 06:14
Last Modified: 29 May 2026 06:14
URI: http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10154

Actions (login required)

View Item View Item