Avelina Sapna Jeldi, PO5303330230074 (2026) Hubungan Antara Sarana Sanitasi Terhadap Penyakit Diare Di Desa Bokong Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Kupang.
|
Text
COVER.pdf Download (559kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (317kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (897kB) |
Abstract
Sanitasi merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah terjadinya penyakit berbasis lingkungan seperti diare Desa Bokong Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang masih menghadapi berbagai permasalahan sanitasi, seperti kondisi jamban yang kurang layak, saluran pembuangan air limbah yang tidak memenuhi syarat, serta pengelolaan sampah yang belum baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 penderita diare yang berada di Desa Bokong Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan checklist inspeksi sanitasi lingkungan. Variabel yang diteliti meliputi kualitas air bersih dan kondisi sarana air bersih, sanitasi jamban, sarana pembuangan air limbah, serta sarana pengolahan sampah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air bersih dan kondisi sarana air bersih sebagian besar memenuhi syarat yaitu sebanyak 19 rumah (95%), kondisi sanitasi jamban memenuhi syarat sebanyak 10 rumah (50%), sarana pembuangan air limbah tidak memenuhi syarat sebanyak 19 rumah (95%), dan sarana pengolahan sampah tidak memenuhi syarat sebanyak 17 rumah (85%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas air bersih dan kondisi sarana air bersih dengan kejadian penyakit diare (p-value = 0,000), terdapat hubungan antara sarana pembuangan air limbah dengan kejadian penyakit diare (p-value = 0,000), serta terdapat hubungan antara sarana pengolahan sampah dengan kejadian penyakit diare (p-value = 0,002). Namun, tidak terdapat hubungan antara sanitasi jamban dengan kejadian penyakit diare (p-value = 1,000). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas sanitasi lingkungan melalui penyuluhan kesehatan, perbaikan sarana sanitasi, dan kerja sama antara masyarakat serta pemerintah untuk menurunkan risiko penyakit diare di Desa Bokong Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sarana Sanitasi, Diare, Air Bersih, Toilet,SPAL, Pengolahan Sampah |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan > Kesehatan Lingkungan Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Avelina Sapna Jeldi |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 06:30 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 06:30 |
| URI: | http://repository.poltekeskupang.ac.id/id/eprint/10281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric